Makna Diet Ketogenik dan Mayo, Ini Penjelasan Cawagub Sumut Sihar Sitorus

Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara, Sihar Sitorus menjelaskan soal diet kepada warga di warung Halima, Jalan Bima Sakti, Medan, Kamis (22/2/2018). (ist)

KarakterNews.com – MEDAN – Saat sedang menikmati makan siang di Warung Halimah, yang berlokasi di Jalan Bima Sakti, Medan, secara tiba-tiba empat orang wanita terkejut, karena ditegur oleh Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara (Cawagub Sumut), Sihar Sitorus.

Karena terkejut dengan kehadiran Cawagub Sumut, Sihar Sitorus, spontan keasyikan makan siang keempat wanita itu terhenti sejenak. Apalagi, pasangan Nomor Urut 2 ini menyapa mereka. “Tidak enak ya makanannya? Kok tidak habis?,” tanya Sihar Sitorus.

Terkait pertanyaan itu, tanpa dikomando keempat wanita menjawab serentak. “Diet,” jawab mereka diiringi tawa.

Mendengar jawaban keempatnya, Sihar Sitorus pun turut tertawa. Bahkan, pria berkacamata ini menyebutkan beberapa program diet yang banyak diminati masyarakat, diantaranya Ketogenik dan diet Mayo.

Baca Juga:  Pelajar SMK Hentikan Rombongan Calon Wagubsu, 'Coblos Djoss...Menangkan Djoss !!

Ternyata pasangan duet Djarot Saiful Hidayat ini tahu tentang kedua diet tersebut, dan dengan tenang, Sihar Sitorus menjelaskan makna dari kedua diet itu.

Diet ketogenik adalah metode diet tinggi kuantitas lemak sehat, tinggi kualitas tetapi rendah kuantitas protein, bebas karbohidrat kecuali karbohidrat dari sayuran.

Sedangkan diet Mayo, sebuah program untuk menurunkan berat badan, cara ini dapat dilakukan oleh siapa saja yaitu dengan mengkonsumsi makanan yang tidak mengandung garam. “Apapun diet yang dijalani, menurut saya, tetap harus jaga pola makan dan kualitas makanan,” papar Sihar Sitorus.

Diakhir pertemuan itu, keempat wanita pun pamit. Namun, sebelum beranjak, seorang wanita menanyakan pajak kepada Sihar Sitorus. “Bapak sudah bayar pajak belum?,” celetuk seorang wanita sambil tertawa.

Baca Juga:  Ucapan Seorang Nenek Pada Sihar Sitorus, 'Monang Do Ho Amang Da..'

Dengan tenang, pria berkacamata itu menjawab. “O… Pasti kerja di Kantor Pajak ya. Saya belum terima SPT-nya. Yang pasti, tiap tahun saya lunasi kewajiban saya,” jawab Sihar. (kn-m09)

Related posts