Maju Caleg, Tommy Soeharto Harus Buat Pengumuman di Media

KarakterNews.com – JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menegaskan, Ketua Umum Partai Berkarya, Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto) harus membuat pengumuman di media, kalau telah selesai menjalani hukuman penjara. Hal ini merupakan aturan untuk menjadi calon legislatif.

“Aturannya kan yang penting. Pertama, Tommy Soeharto udah selesai menjalani masa hukuman. Kedua, membuat pengumuman di media massa yang isinya memberitahukan bahwa Hutomo Mandala Putra sudah selesai menjalani hukuman,” kata Komisioner KPU, Pramono Ubaid Tanthowi di Kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Rabu (18/7/2018).

Selain itu, Pramono mengatakan, Tommy harus menyerahkan tanda bukti bahwa dirinya telah mengumumkan hal tersebut. Tanda bukti ini merupakan surat keterangan pimpinan media massa tempat Tommy membuat pengumuman.

Baca Juga:  Munaslub Golkar di Bali, Tommy Soeharto Bakal Kandidat Caketum

“Kemudian, ada tanda bukti pemasangan dari media massa, yaitu surat keterangan pimpinan media itu bahwa dia sudah pasang iklan itu,” kata Pramono, seraya menjelaskan syarat itu seharusnya sudah diserahkan saat pendaftaran bacaleg.

“Nantinya KPU akan melakukan pengecekan putusan pengadilan terkait kasus yang pernah dialami. “Itu syarat-syarat harus diserahkan saat pendaftaran kemarin dan nanti akan kita tetap periksa putusan pengadilan tertingginya sampai di mana,” ungkap Pramono.

Sekedar diketahui, Tommy Soeharto didaftarkan menjadi bakal calon legislator untuk dapil Papua. Putra Presiden ke-2 RI Soeharto itu didaftarkan oleh Partai Berkarya ke KPU, kemarin.

“Kenapa memilih Papua, saya pun sempat bertanya kepada beliau, kenapa akhirnya memilih Papua. Saya baru akhir-akhir ini memahami ternyata kegandrungan Tommy Soeharto terhadap rakyat kecil dan daerah terpinggirkan di Republik ini,” kata Sekjen Berkarya, Priyo Budi Santoso, pada Selasa (17/7/2018). (kn-m09)

Related posts