November 23, 2017

Kunjungi Huntap Pengungsi Sinabung di Desa Siosar, Ini Kata Presiden Jokowi

Presiden Jokowi didampingi Gubernur Erry Nuradi, menceritakan hasil dialognya dengan para pengungsi, kepada wartawan. (ist)

KarakterNews.com – TANAH KARO – Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi relokasi hunian tetap (Huntap) pemukiman pengungsi korban erupsi Gunung Sinabung di Desa Siosar, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Sabtu (14/10/2017), didampingi Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi, Wakil Gubsu Hj Nurhajizah Marpaung, Menteri PUPR Basoeki Hadimoeljono, Menseskab Pramono Anung, Kepala BNPB Willem Rampangilei, yang disambut Bupati Karo Terkelin Brahmana dan masyarakat.

Kehadiran Kepala Negara beserta rombongan ke Desa Siosar ingin melihatkan kondisi terkini relokasi Siosar dan juga bertatap muka serta mendengar informasi secara langsung dari masyarakat, khususnya pengungsi korban erupsi Gunung Sinabung, mengenai kondisi para pengungsi selama berada di hunian tetap tersebut.

Baca Juga:  Soal Klaim China, Tidak Ada Kompromi Kedaulatan Indonesia

“Tadi kita sudah melihat lokasi pengungsi dan sudah tanya langsung kepada masyarakat yang mendapatkan bantuan 370 rumah dan lahan pertanian. Saya tanya, apakah lahannya sudah berfungsi. Sudah, kata mereka. Ditanami kentang, sudah panen dan sudah dijual,” ujar Presiden Jokowi, mengkisahkan hasil dialognya dengan para pengungsi, saat menjawab pertanyaan wartawan.

Presiden RI, Joko Widodo duduk di hunian tetap (Huntap) pemukiman pengungsi korban erupsi Gunung Sinabung di Desa Siosar, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Sabtu (14/10/2017). (ist)

Disebutkan Presiden Jokowi, pihaknya telah dan sedang menyiapkan pembangunan sebanyak 1.874 rumah di 14 hamparan yang diperkirakan selesai akhir tahun 2017 ini. Sedangkan sisanya, sekitar 1.080 rumah akan diselesaikan pada akhir tahun 2018 mendatang. “Jumlah yang 1.874 rumah akhir tahun ini kita selesaikan. Sisanya lebih kurang 1.080 diakhir tahun depan. Karena sudah ada penetapan dari Kementerian LHK mengenai lokasi yang akan digunakan sekitar 470 hektar,” ungkapnya.

Baca Juga:  Presiden Jokowi 'Lunakkan' PT Freeport, Ini Tanggapan DPR dan DPD

Menyinggung soal masih adanya masyarakat di sekitar Gunung Sinabung yang mau dan bersedia direlokasi, dikemukakan Jokowi, hal tersebut bisa saja ditampung kalau tersedianya lahan. “Iya kalau ada lahannya, kita berikan. Apalagi kita tahu Sinabung ini kan tidak tahu kapan berhenti total,” ujarnya.

“Saya mendapat informasi, satu tahun ini saja ada sekitar 200 kali gempa disertai Erupsi kecil, sedang maupun besar. Kita terus mengimbau agar masyarakat di sekitar Gunung Sinabung agar berhati-hati,” tuturnya. (kn-m09)

Related posts