KPU Sumut : Putusan Bawaslu, Tak Boleh Ada Penafsiran Lain

KarakterNews.com – MEDAN – Komisioner Komisi Pemilihan Umum Sumatera Utara (KPU Sumut), Iskandar Zulkarnain menegaskan, putusan Bawaslu pada point dua sangat jelas memerintahkan pemohon dalam hal ini JR Saragih, melakukan legalisir ulang ijazah SMA kepada instansi berwenang sesuai dengan perundang undangan yang berlaku terkait legalisir bersama KPU dan Bawaslu.

“Putusan Bawaslu Sumut itu tidak bisa ditawar-tawar, dan apa yang sudah diputuskan harus dijalankan. Amar putusan tersebut, tidak boleh ada penafsiran lain. Sehingga apa yang diputuskan, iya harus dilaksanakan,” tegas Iskandar Zulkarnain kepada wartawan di Kantor KPU Sumut, Selasa (13/3/2018).

Didampingi Kabag Hukum KPU Sumut, Maruli Pasaribu, disebutkan Iskandar, KPU akan melakukan pleno untuk memutuskan status JR Saragih. “Bahwa sebelum tanggal 16 Maret 2018, KPU akan segera memplenokan tindak lanjut dari putusan Bawaslu. Apakah JR Saragih TMS atau MS, nanti diputuskan dalam pleno,” ungkapnya.

Baca Juga:  Pencoretan JR - Amran, KPU Simalungun Tergantung KPU Sumut

Sebelumnya, Iskandar Zulkarnain menuturkan, saat Tim JR Saragih, KPU dan Bawaslu bersama-sama melegalisir ijazah ke Suku Dinas Pendidikan Jakarta Pusat, pihaknya baru tahu bahwa yang dilegalisir itu adalah Surat Keterangan Pengganti Ijazah (SKPI) dan bukan ijazah.

“Kami juga tahunya dari Kepala Suku Dinas Pendidikan ibu Zubaidah. Saat singgung soal amar putusan Bawaslu bahwa yang dileges itu adalah fotocopy ijazah, Zubaidah tetap mengatakan bahwa yang hari ini dilakukan hanyalah legalisir SKPI,” jelas Iskandar. (kn-m09)

Related posts