December 18, 2017

KPU Kabupaten/Kota se Sumut Sosialisasikan Pilgubsu Lewat Medsos

Ketua KPU Sumut, Mulia Banurea dan Koordinator Divisi SDM dan Parmas KPU Provinsi Sumut, Yulhasni, menyampaikan instruksi kepada KPU Kabupaten/Kota se Sumatera Utara. (ist)

KarakterNews.com – BERASTAGI – Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sumatera Utara (KPU Sumut) menginstruksikan kepada KPU Kabupaten/Kota se Sumatera Utara, agar menyebarkan informasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgubsu) Tahun2018 melalui media sosial (medsos).

“KPU Kabupaten/Kota agar menggunakan media sosial, sehingga sosialisasi Pilgubsu Tahun 2018 dapat diakses publik dengan mudah. Hal ini sangat perlu, karena sebagian besar pemilih tetap di Sumatera Utara aktif di media sosial,” kata Yulhasni, Koordinator Divisi SDM dan Parmas KPU Provinsi Sumut, Jumat (29/9/2017) di Ball Room Hotel Sinabung.

Berdasarkan data Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2015, dikemukakan Yulhasni, pemilih tetap di Sumatera Utara berjumlah 6.635.316 orang. Dari total itu, sebanyak 3% atau 174 ribu merupakan pemilih pemula. Tahun 2018, diperkirakan pemilih pemula di Sumut mencapai 20% dari jumlah daftar pemilih tetap (DPT). Artinya, kita juga harus memperhatikan pemilih pemula,” ungkapnya.

Pemilih pemula merupakan pemilih yang berada di usia 17-30 tahun. Pemilih pada usia ini adalah generasi yang paling aktif menggunakan media sosial seperti youtube, facebook, twitter, dan instagram. Hal inilah yang seharusnya dimanfaatkan KPU sebagai metode sosialisasi Pilgubsu dan Pilkada Tahun 2018. “Dalam Pilgubsu ini, kita juga harus fokus untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, sebab salah satu tolak ukur suksesnya Pilgubsu dan Pilkada adalah tingkat partisipasi masyarakat,” papar Yulhasni.

Yulhasni menyebutkan, zaman kini banyak sekali isu-isu yang populer dan menjadi viral di kalangan masyarakat Indonesia. Hal itu bermula karena isu tersebut tersebar di media sosial. Contohnya, satu kasus seorang anak kecil yang mendapatkan donasi dari masyarakat setelah videonya saat bekerja membantu ibunya mencari uang tersebar di media sosial. Anak itu mendapatkan donasi yang besar dalam jangka waktu kurang lebih seminggu. “Hal-hal seperti inilah, kita juga harus bisa melakukan sosialisasi tentang tahapan-tahapan Pilgubsu dan Pilkada Sumut, sehingga bisa menjadi viral, dan nantinya masyarakat peduli dan mau menggunakan hak suaranya,” harap Yulhasni.

Disisi lain, dikemukakan Yulhasni, dana sosialiasi Pilgubsu dan Pilkada Serentak Tahun 2018 di Provinsi Sumatera Utara, bisa dialokasikan untuk sosialisasi lewat media sosial. Misalnya, lewat iklan di Instagram atau Facebook, bikin video informasi Pilgubsu di Youtube, atau bekerja sama dengan akun-akun populer di daerah masing-masing untuk menyebar informasi.

Selain itu, KPU juga harus intens menyebar informasi yang bermanfaat mengenai Pilgubsu dan Pilkada melalui akun resmi KPU daerah masing-masing, sehingga dengan begitu, informasi mengenai Pilgubsu dan Pilkada pada Rabu, 27 Juni 2018, tersebar ke seluruh lapisan masyarakat di Sumatera Utara. (rel/kn-m09)

Related posts