December 15, 2017

Komisi A DPRD Sumut Segera Stanvaskan Pembangunan Podomoro City Medan

Proyek pembangunan Podomoro City Medan.
Proyek pembangunan Podomoro City Medan.

Karakternews.com – Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut) meminta pelaksanaan pembangunan Podomoro City Deli Medan berlokasi di eks Deli Plaza, segera di stanvaskan. Pasalnya, proyek pembangunan itu banyak menimbulkan masalah ditengah-tengah masyarakat, diantaranya peristiwa banyaknya para pekerja meninggal dunia, hingga berjumlah 6 orang dan terganggunya siaran TVRI yang berada diseberang bangunan tersebut.

Pimpinan DPRD Sumut melalui Komisi A segera mendesak pihak pelaksana pembangunan Podomoro City Deli Medan segera distanvas, kalau tidak mampu menyelesaikan persoalan dengan TVRI Sumut, yang merasa terganggu jalur siarannya, karena kepentingan menerima informasi atau hak publik berupa sajian penyiaran untuk masyarakat lebih penting dibandingkan pembangunan Podomoro tersebut.

Baca Juga:  PTUN Kabulkan Gugatan, Komisi A DPRD Sumut Didesak Bentuk Ulang Timsel KPID

“Kita tidak anti terhadap pembangunan Podomoro City Deli Medan, tapi hendaknya dalam melakukan pembangunan jangan mengganggu dan merampas hak rakyat berupa penyiaran dan informasi, karena TVRI lebih dulu hadir dan berdiri, untuk memberikan informasi berupa penyiaran bagi masyarakat,” tegas Ketua Komisi A DPRDSU, Sarma Hutajulu, membacakan kesimpulan rapat dengar pendapat (RDP) dengan Kepala TVRI Sumut Zainuddin Latuconsina, Dinas Kominfo Provsu dan Pemko Medan, Dinas TRTB Pemko Medan dan manajemen PT Sinar Menara Deli mengatasnamakan Podomoro City Deli Medan di Gedung Dewan Jalan Imam Bonjol, Kamis (11/2/2016).

Ditegaskan Sarma Hutajulu, Anggota DPRD Sumut dari Fraksi PDI Perjuangan ini, hal ini penting segera diselesaikan, mengingat saat ini masyarakat sebagian besar di Sumatera Utara sudah tidak bisa lagi dapat menikmati acara atau siaran televisi berplat merah tersebut.

Baca Juga:  3 Pekerja Tewas, Polisi Usut Tuntas Insiden Podomoro City

Sebelumnya, Kepala TVRI Sumut Zainuddin Latuconsina memaparkan, saat ini pembangunan Podomoro telah mengakibatkan jalur studio transmitter line berupa trans microwave kami terhalang dan tidak dapat mengirimkan signalnya dari studio TVRI Jalan Putri Hijau Medan ke Pemancar TVRI di daerah. “Jalur microwave itu yakni, Medan, Bandar Baru, Tebingtinggi, Pematangsiantar dan Simarjarunjung,” sebutnya.

Sejak 1 Janurai 2016, studio TVRI Sumut tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Sekarang ini, siaran kami hanya dapat diterima untuk warga Kota Medan dan Bandar Baru,” ungkap Zainuddin Latuconsina, seraya menawarkan beberapa solusi untuk pihak Podomoro Medan, misalnya kesediaan pihak Podomoro untuk menempatkan microwave diatas gedung Podomoro dengan konsekuensi tidak merugikan TVRI. Sedangkan dalam jangka pendek yakni menggunakan fiber optic, biaya yang timbul menjadi tanggungjawab pihak Podomoro, dan solusi menawarkan penggunaan satelit yakni menggunakan up-down link sendiri dengan biaya yang timbul untuk peralatan/penggunaan satelit setiap tahunnya menjadi tanggungjawab Podomoro City,” paparnya. (kn-m08)

Related posts