Ketua DPR : Dirjen Perhubungan Laut Kemenhub dan BPSDM Agar Data Pelaut Indonesia

KarakterNews.com – JAKARTA – Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo mendesak Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) untuk melakukan pendataan terhadap para pelaut di seluruh Indonesia, dan segera memberikan pelatihan bagi para pelaut di Indonesia.

“Seorang pelaut itu wajib memiliki sertifikat keahlian (certificate of competency) dan sertifikat keterampilan (certificate of profienciency), untuk meningkatkan keselamatan dalam bekerja,” kata Bamsoet, Rabu (2/5/2018), menanggapi masalah pelaut Indonesia yang belum memiliki sertifikat pelaut, khususnya di daerah Kepulauan Seribu (DKI Jakarta), Sulawesi Selatan, dan Jawa Timur.

Karena itu, Bambang Soesatyo atau disingkat Bamsoet mengimbau para pelaut segera mendaftarkan diri membuat sertifikat pelaut. “Pelaut itu harus mendaftarkan diri, baik melalui sistem daring (sesuai dengan tata cara pendaftaran pada UU Nomor 17 tahun 2008 tentang Pelayaran) atau pun melalui stakeholder setempat, seperti kelurahan,” ujarnya.

Baca Juga:  Antisipasi Tindakan Terorisme, Ketua DPR Apresiasi Kinerja Polri

Di sisi lain, Ketua DPR juga meminta Komisi V segera mendorong Kementerian Perhubungan (Kemenhub), untuk membenahi sistem pendaftaran pembuatan sertifikat pelaut, dengan tujuannya supaya dapat terjangkau oleh seluruh pelaut, terutama pelaut-pelaut di daerah.

Untuk diketahui, para Pelaut di daerah, selama ini kesulitan dengan sistem pendaftaran buku pelaut sesuai UU No 17/2008 tentang Pelayaran yang dilakukan melalui Kemenhub dengan sistem daring. Pendaftaran dengan sistem daring tersebut justeru tidak begitu dipahami pelaut-pelaut di daerah.

Menhub Budi Karya mengakui akan hal itu. “Memang faktanya mereka kesulitan. Inilah problem yang akan kita diskusikan dengan stakeholder. Dengen demikian nanti akan kita tentukan, apakah layanan itu tetap di-sentralisasi (atau) dengan mendapatkan data-data dari kelurahan,” tuturnya, saat meninjau Direktorat Navigasi di Pulau Lancang, Kepulauan Seribu, Jakarta, kemarin.

Baca Juga:  Soal Qatar, Kata Ketua DPR RI : Ukhuwah Islamiyah Dikedepankan

Berdasarkan data BPSDM, ada lebih dari 500 ribu pelaut Indonesia yang tersebar baik di kapal berbendera nasional maupun ­asing. Dari jumlah itu, sekitar 78 ribu bekerja di kapal-kapal asing. (kn-m10)

Related posts