Kemenristek Dikti Tempatkan UNIMED Peringkat 7 Nasional, Kampus Terbaik

Ketua LPM Unimed Dr. Kustoro Budiarta bersama Sekretaris LPM Unimed, Muhti Hamjah Harahap MSi diabadikan didepan Kampus.
Ketua LPM Unimed Dr. Kustoro Budiarta bersama Sekretaris LPM Unimed, Muhti Hamjah Harahap MSi diabadikan didepan Kampus.

Karakternews.com – Universitas Negeri Medan (UNIMED) tidak hanya menjadi kampus yang unggul dari segi Kualitas SDM, Manajemen, Kegiatan Mahasiswa dan Penelitian serta Publikasi Ilmiah. Namun juga berhasil menempatkan sebagai kampus terbaik di Sumatra Utara (Sumut) yang telah ditetapkan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) pada awal tahun 2016.

Prestasi diraih UNIMED ini, bukan hanya data-data saja, tapi torehan prestasi yang dibuktikan dengan banyaknya jumlah pengabdian yang dimenangkan oleh dosen-dosen UNIMED pada Kompetisi Hibah Pengabdian kepada Masyarakat. UNIMED meraih prestasi sebagai kampus yang menguasai pengabdian dari seluruh Universitas yang ada di Pulau Sumatera dengan 57 judul pengabdian, yang tercatat dalam lampiran surat No 0299/E3/201 tentang Penerima Hibah Penelitian dan Pengabdian Masyarakat di Perguruan Tinggi .

Menanggapi prestasi tersebut, Ketua Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) UNIMED, Dr Kustoro Budiarta ME mengucapkan rasa syukur atas keberhasilan yang telah didapatkan UNIMED untuk dapat sejajar dengan kampus ternama lainnya.

“LPM mengucapkan terimakasih kepada para dosen dan civitas akademika serta masyarakat mitra yang telah berjuang sekuat tenaga sehingga menempatkan UNIMED pada peringkat ke 7 secara nasional di bawah Undip dan Unibraw dan seluruh Universitas yang ada di Indonesia. Selain itu, menempati posisi kampus yang paling produktif dalam hal pengabdian masyarakat di Sumatera,” ucap Kustoro Budiarta, dalam siaran persnya yang diterima, Minggu (21/2/2016).

Pada tahun 2015, jumlah dosen yang melakukan pengusulan pengabdian masyarakat lebih dari 70 % dari 942 orang dosen dengan jumlah proposal yang diusulkan ke DP2M Dikti sebanyak 204 judul pengabdian. Hal ini juga menjadi perhatian serius bagi LPM melaksanakan program yang relevan dan terukur untuk meningkatkan daya kreatifitas dosen guna mengaplikasikan ilmunya demi kemaslahatan masyarakat luas.

Sementara itu, Sekretaris LPM Muhti Hamjah Harahap MSi didampingi Staf Ahli Irfandi MSi dan Deo D Panggabean MPd mengungkapkan, sebagian besar para pengabdi yang lolos merupakan dosen-dosen muda yang mempunyai kreatifitas sangat tinggi ini dapat dilihat dari statistik pengabdian kepada masyarakat beberapa tahun kebelakang.

Bila ditilik dari data yang ada, pemenang Hibah pengabdian saat ini terdapat dosen yang baru bergabung di Universitas Negeri Medan. “Pada hibah pengabdian tidak memandang umur serta senioritas jadi seluruh dosen yang memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) dapat bergabung dan ikut berkompetisi. Dan torehan hasil yang didapat saat ini merupakan proses perjalanan kreatifitas yang cukup panjang dengan pola-pola pembinaan yang dilakukan oleh LPM Unimed Dengan menerapakan berbagai Strategi serta melibatkan berbagai lapisan Masyarakat sehingga formulasi yang didapat mampu mendongkrak tingkat pengabdian yang dilaksanakan oleh para dosen,” kata Muhti Hamjah.

Selain itu pengabdian masyarakat memiliki prestise tersendiri bagi seluruh kampus karena bagian dari kewajiban tridharma selain pengajaran dan penelitian sehingga menjadi sebuah keniscayaan bagi seluruh dosen untuk melakukan kegiatan pengabdian. (kn-m09)

Related posts