September 22, 2018

Kemendikbud Kirim 3.000 Sarjana Mengajar di 56 Kabupaten

Ilustrasi sarjana.
Ilustrasi sarjana.

KarakterNews.com – Untuk tahun ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan mengirim sebanyak 3.000 sarjana pendidikan untuk mengajar di 56 Kabupaten di Indonesia. Sarjana pendidikan ini adalah peserta program Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (SM-3T) tahun 2016, yang sudah lulus tahap seleksi sebagai calon guru program SM-3T.

“Pelaksanaan SM-3T ini sudah berjalan selama lima tahun di bawah Ditjen Pendidikan Tinggi Kemendikbud, dan di bawah Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi,” kata Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikbud Sumarna Surapranata, seperti dikutip dari laman resmi Kemdikbud, Minggu (28/8/2016).

Disebutkan Sumarna Surapranata, tahun ini merupakan tahun ke-6 pelaksanaan SM-3T, pengelolaannya berada di bawah Ditjen GTK Kemendikbud. “Dalam pelaksanaannya, SM-3T melibatkan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) dari 12 perguruan tinggi negeri, Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Badan Intelijen Negara (BIN), Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi, serta perwakilan pemerintah kabupaten (dinas pendidikan) yang menjadi lokasi sasaran SM-3T,” ungkapnya.

Baca Juga:  Ayo Ikut Lomba Foto, Artikel & Karya Jurnalistik Pendidikan dan Kebudayaan

Kata Sumarna Surapranata, hal ini disampaikan pada acara Koordinasi Penetapan Penempatan Calon Peserta SM-3T di Jakarta, pada Kamis (25/8/2016) lalu. “SM-3T juga menjadi wadah bagi calon guru untuk program Guru Garis Depan (GGD). Setelah mengikuti SM-3T selama setahun di sebuah daerah, para lulusan SM-3T akan mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG), lalu mendapat kesempatan untuk diprioritaskan dalam seleksi program GGD,” paparnya.

Sehingga ketika guru garis depan itu sudah ditempatkan sebagai guru PNS di daerah terdepan, terluar dan tertinggal (3T), mereka bisa bertahan karena sudah punya pengalaman mengajar di program SM-3T selama satu tahun, kata Sumarna Surapranata.

Angkatan ke-6 program SM-3T akan dilepas ke daerah sasaran pada 1 September 2016. Pelepasannya secara simbolis akan dilakukan pada tanggal 31 Agustus 2016 secara telekonferensi. Pada tanggal 24 hingga 26 Agustus 2016 Kemendikbud menggelar Koordinasi Penetapan Penempatan Calon Peserta SM-3T untuk membuat sinergi semua pihak yang terkait dalam SM-3T tahun 2016. (bns.c/kn-m09)

Related posts