Keluarga Minta Pembunuh Dosen UMSU Dihukum Mati

roymardoKarakterNews.com – Keluarga korban pembunuhan Dosen Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Nurain Lubis meminta Majelis Hakim untuk menghukum mati terdakwa Roymardo Sah Siregar (21).

‪”Bukan manusia itu bang, keji kali dia membunuh ibu saya. Saya dan keluarga berharap terdakwa dihukum mati bang,” ujar anak pertama korban, M Ikbal (32).

Dalam sidang dengan agenda keterangan saksi yang berlangsung di ruang Cakra VI pada Kamis (27/10/2016), Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan petugas keamanan kampus UMSU, Irman Zebua.‬

‪Dalam keterangannya, Irman mengaku pada saat kejadian, terdakwa Roymardo terlihat bersembunyi di kamar mandi.‬

‪”Korban (Alm Nurain Lubis) masih sempat minta tolong dan berlari ke halaman kampus dengan berceceran darah. Saya pun mencari siapa pelaku penikamnya. Begitu saya mendekat ke kamar mandi, saya lihat banyak ceceran darah di dindingnya. Kemudian di dekatnya ada terdakwa Roymardo terduduk lemas dengan pisau berada di sebelahnya,” ungkap Irman di depan Ketua Majelis Hakim, Sontan M Sinaga dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Martias Iskandar.‬

Baca Juga:  Sidang Pembunuhan Dosen UMSU Ricuh

‪Selanjutnya, Irman pun langsung memanggil teman-temannya yang lain sesama petugas security untuk menolong korban dan mengamankan terdakwa. “Setelah menghubungi petugas kepolisian, terdakwa pun diboyong ke kantor polisi. Sementara korban langsung kami bawa ke rumah sakit tapi tidak tertolong lagi,” tandas pria kurus ini.‬

‪Selama persidangan berlangsung, terdakwa hanya menundukkan kepala. Persidangan pun berjalan kondusif. Usai sidang, tak tampak keributan yang biasanya ditunjukkan keluarga dan kerabat korban kepada terdakwa yang merupakan mahasiswa korban itu sendiri.‬

‪Usai mendengarkan keterangan saksi, persidangan pun ditutup dan dilanjutkan pekan depan dengan agenda yang sama.‬

‪Sekedar diketahui, terdakwa Roymardo dijerat pasal pembunuhan berencana dan terancam hukuman mati. Dia didakwa telah melakukan pembunuhan terhadap dosennya sendiri, Nurain Lubis (54) di kampus UMSU, Medan pada 2 Mei lalu. Dalam dakwaannya, JPU menjerat terdakwa dengan Pasal 340 subs 338 KUHP.(rv-17)

Related posts