September 22, 2018

Keinginan Pedagang : Jika Terpilih, Djarot-Sihar Tata Pasar Aek Nabara

Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara, Sihar Sitorus diabadikan bersama masyarakat dan Pedagang di Aek Nabara, Rantauprapat, Labuhan Batu, Sabtu (10/3)/2018). (ist)

KarakterNews.com – LABUHAN BATU – Dalam blusukan dan pertemuan bersama masyarakat dan Pedagang di Pasar Tradisional Aek Nabara, Rantauprapat, Labuhan Batu, Sumatera Utara, Sabtu (10/3/2018), Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara, Sihar Sitorus banyak mendapatkan aspirasi dan keluhan soal kondisi pasar yang tidak tertata rapi.

Dorlan Malau (usia 45 tahun), seorang pedagang di Pasar Aek Nabara menuturkan bahwa kesemrawutan itu dikarenakan adanya sejumlah pedagang yang lebih memilih berjualan di jalan raya. Sehingga, pemandangan pasar menjadi terlihat tidak tertata.

Tidak hanya membuat pemandangan tak beraturan, kondisi itu juga berdampak kepada berkurangnya pendapatan pedagang yang sudah memiliki kios dibagian dalam. Padahal, para pedagang telah merogoh koceknya untuk membayar sewa kios sebesar Rp 10 juta setiap tahunnya.

Baca Juga:  Bertemu Pelajar dan Mahasiswa, Kata Djarot : Kartu Sumut Pintar Akan Diterbitkan

Masyarakat umumnya membeli di pinggir jalan. Disisi lain, pedagang di pinggir jalan jauh lebih murah. Selain itu mereka tidak memberikan retribusi kepada negara. Sehingga modal yang digunakan sangat rendah dibandingkan mereka,” kata Dorlan, Sabtu (10/3/2018).

Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara, Sihar Sitorus ketika blusukan dan pertemuan bersama masyarakat dan Pedagang di pasar tradisional Aek Nabara, Rantauprapat, Labuhan Batu. (ist)

“Kami mau mengatakan bahwa itu ditertibkan pak. Karena jika tidak, kami akan rugi. Ini juga kami sampaikan kepada pihak pemerintah kabupaten. Karena kami membayar retribusi kepada negara,” ujar Dorlan, seraya mengungkapkan, barang dagangan pedagang yang menyewa kios baru terjual ketika barang dagangan pedagang diluar pasar sudah habis.

Selain masalah pasar, para pedagang juga berharap agar Calon Wakil Gubsu Sihar Sitorus membangun Aek Nabara
yang merupakan salah satu kota terkotor dan semrawut di Sumut.

Baca Juga:  Calon Gubsu Djarot : Politik Sejuk, Cegah Kemungkaran dan Beri Kedamaian

Mendengar aspirasi dan keluhan masyarakat, Sihar Sitorus mengatakan, penataan pasar memang hal yang sangat penting dan harus dilakukan dengan baik, agar tidak terjadi bentrok antar para pedagang. “Semua keluhan pedagang harus di akomodir. Baik yang di luar pasar maupun di dalam pasar. Harus ada solusi yang baik diberikan kepada para pedagang,” ungkapnya. (kn-m07)

Related posts