September 22, 2018

Kasus Penistaan Agama di Tapsel, Polda Sumut ke Jakarta Minta Keterangan Saksi Ahli

Ilustrasi

KarakterNews.com – MEDAN – Kasus dugaan penistaan agama melalui akun Facebook (FB), yang berujung kerusuhan di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) beberapa waktu lalu, hingga kini terus didalami pihak Ditreskrimsus Polda Sumut.

Untuk menindak lanjuti kasus ini, penyidik Subdit II/Cybercrime Ditreskrimsus Poldasu, akan berangkat ke Jakarta memintai keterangan saksi ahli dari Kominfo Pusat.

“Kita sudah mengajukan pertanyaan kepada ahli Kominfo Pusat dan rencananya, pada Selasa (25/4/2017) kita berangkat ke Jakarta menemui saksi ahli dan sekaligus menjemput keterangan mereka,” kata Kasubdit II Cybercrime, AKBP I Putu Yudha kepada wartawan, Jumat (21/4/2017).

AKBP I Putu Yudha mengemukakan, penyelidikan kasus dugaan penistaan agama ini tergolong berjalan lambat karena para saksi ahli selalu sibuk, sehingga kita harus ‘jemput bola’ dengan terlebih dahulu melayangkan pertanyaan untuk mereka jawab, selanjutnya  jawaban mereka kita jemput sehingga tidak menyita waktu lama dan tidak mengganggu aktifitas para saksi.

Baca Juga:  Bareskrim Polri Periksa Ahok dan KH Ma'ruf Amin, Senin Ini

“Kita berharap, Selasa (25/4/2017), tidak ada kendala karena tinggal keterangan saksi ahli yang belum diperiksa,” kata Putu Yudha, menambahkan, kalau sudah ada jawaban segera kita siapkan BAP dan kita kirim ke Jaksa dan tidak ada lagi gelar perkara.

Saat ditanya tersangkanya tidak ditahan, disebutkan AKBP I Putu Yudha, karena tersangka masih dibawah umur dan diserahkan kepada orangtuanya untuk pembinaan dan pengawasan.”Mudah-mudahan setelah kita kirim BAP ke Jaksa, bisa langsung dinyatakan lengkap atau P21,” pungkasnya.

Untuk diketahui sebelumnya, warga dari dua Desa di perbatasan Kabupaten Tapanuli Selatan dan Mandailing Natal bentrok, karena dipicu isu penistaan agama lewat media sosial Facebook Toni Darius Sitorus (TDS) yang dilakukan AB Silitonga.

Baca Juga:  Tuntut Ahok Diproses Hukum, 11 Pendemo Ditetapkan Tersangka

Kemudian, warga Desa Sihepeng, Kecamatan Siabu, Kabupaten Madina, menyerang Desa Pardomuan, Kecamatan Sayurmatinggi, Kabupaten Tapsel, pada Senin, 19 September 2016 malam, dan menyebabkan 4 rumah rusak, dan dari kasus ini, pihak Kepolisian sempat mengamankan TDS. Berdasarkan hasil penyelidikan, Polisi menetapkan AB Silitonga (16) warga Desa Purbatua, Kecamatan Tantom Angkola, Tapanuli Selatan, sebagai tersangka penistaan agama Islam karena telah membajak akun FB TDS.

Selanjutnya, pada Kamis, 20 Oktober 2016 jam 00.30 Wib, Polisi menciduk AB Silitonga dari kediamannya untuk diamankan ke Mapolres Tapsel, kemudian diboyong ke Markas Polda Sumut. Untuk alat bukti yang diamankan dari ABS antara lain, satu unit handphone dan dua unit tablet yang selama ini digunakan AB Silitonga untuk melakukan update status facebook penistaan terhadap agama Islam. (kn-m07)

Related posts