September 22, 2018

Kasus Gula Impor ‘Jerat’ Ketua DPD, Jaksa Kejati Sumbar Huni Rutan Guntur

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Farizal, dari Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat mengenakan rompi tahanan KPK, seusai diperiksa Senin (26/9/2016).
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Farizal, dari Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat mengenakan rompi tahanan KPK, Senin (26/9/2016).

KarakterNews.com – Jaksa Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat (Kejati Sumbar) Farizal, resmi ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (26/9/2016), seusai diperiksa sebagai tersangka oleh penyidik KPK.

Keluar gedung KPK sekitar pukul 16.10 wib, Farizal dengan mengenakan rompi tahanan oranye enggan berkomentar banyak terhadap penahanannya, dan langsung digiring menuju mobil tahahan yang akan mengantarnya ke rumah tahanan KPK cabang Pomdam Jaya Guntur, Jakarta Selatan.

“Pak Farizal ditahan di Rutan Guntur,” kata MF Gunawan selaku Pengacara Farizal di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, dan enggan berbicara banyak soal kasus yang menjerat kliennya dan mengaku akan menyiapkan pembelaan lebih dulu. “Kita siapkan pembelaan dulu,” ujarnya.

Baca Juga:  Mendekam di Rutan KPK, Setnov Bersikeras Tidak Mundur

Sekedar diketahui, KPK memeriksa Farizal sebagai tersangka penerima suap penanganan perkara penjualan gula tanpa sertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI). Jaksa dari Kejati Sumbar ini disangka menerima suap Rp 365 juta dari Direktur Utama CV Semesta Berjaya Xaveriandy Sutanto.

Untuk diketahui, Farizal adalah jaksa penuntut umum dalam kasus dengan terdakwa Sutanto di Pengadilan Negeri Padang. Namun, KPK justru mengendus Farizal berperan seolah-olah sebagai pengacara Sutanto, lantaran membantu Sutanto dan juga disebut ikut membuatkan eksepsi untuk Sutanto.

Sebelumnya, Farizal sudah dinonaktifkan dari jaksa lantaran menerima uang dari pengusaha yang juga disangka menyuap Ketua DPD RI Irman Gusman terkait kuota distribusi gula impor di Sumbar. (kn-m07)

Related posts