September 22, 2018

Kajian BLH Sumut Hasilkan, Limbah Cair TPL Aman

Kepala BLH Provinsi Sumut, Dr Ir Hidayati M.Si.
Kepala BLH Provinsi Sumut, Dr Ir Hidayati M.Si.

KarakterNews.com – Badan Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Utara (BLH Sumut) telah melakukan inventarisir pengendalian dan kajian limbah yang dialirkan ke Danau Toba. Sehingga, terkait informasi miring yang dilontarkan sejumlah kalangan, tentang limbah PT Toba Pulp Lestari, Tbk (TPL) yang dituding mencemari air Danau Toba, Kepala BLH Provinsi Sumut mulai angkat bicara.

“BLH Sumut telah melakukan kajian dan evaluasi terhadap limbah cair, limbah padat dan gas yang dihasilkan perusahaan pulp (Tobapulp). Untuk limbah cair, TPL tidak mungkin masuk atau membuangnya ke Danau Toba, sebab limbah cair yang sudah aman baku mutunya dialirkan ke Sungai Asahan. Dari segi limbah cair, TPL aman,” pungkas Kepala BLH Provinsi Sumut, Dr Ir Hidayati M.Si kepada wartawan, Senin (22/8/2016).

Kata Hidayati, saat ini yang menjadi tugas TPL, adalah bagaimana perusahan berbasis Hutan Tanaman Industri (HTI) ini bisa memanfaatkan lingkungan hutan yang merupakan ranah tugas Dinas Kehutanan. “Kita hanya bisa menyikapi soal limbah, terkait hutan adalah tugas Dinas Kehutanan,” ujarnya.

Disebutkan Hidayati, bahwa dari hasil inventarisir sumber pencemaran air Danau Toba, bisa berasal dari industri, domestik, pemukiman, pertanian, peternakan dan juga dari curah hujan. “Hasil kajian BLH, terdeteksi 69% sumber limbah dari KJA (Kerambah Jaring Apung),” katanya.

Setelah dikaji dukungan perhitungannya lebih lanjut 44%, dikemukakan Hidayati, saat mendampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya Bakar dalam agenda Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba 2016, di Toba Samosir (Tobasa), saat ini BLH sedang melakukan pengulangan kembali kajian daya dukung dan evaluasi baku mutu Danau Toba yang menjadi sumber air minum. “Kita ketahui, sumber air Danau Toba telah dimanfaatkan masyarakat dari lima desa dari ratusan warga yang berada di pinggiran Danau Toba,” ungkapnya.

Menyikapi soal pencemaran air Danau Toba, kata Hidayati, semua pihak berkontribusi termasuk masyarakatnya sendiri terhadap kualitas air danau. Karena itu, BLH telah melakukan berbagai upaya dalam mengendalikan pencemaran air Danau Toba.

Langkah Pertama, BLH melakukan perhitungan dan evaluasi KJA, Kedua, BLH melakukan pengendalian limbah cair domestik yang sumbernya berasal dari air seni dan tinja mengalir ke Danau Toba yang dikhawatirkan akan berdampak kesehatan. “Sumber limbah domestik ini bisa berasal dari perhotelan dan pemukiman masyarakat yang berada dekat pinggiran Danau Toba,” papar Hidayati, sembari menegaskan, BLH akan fokus dalam pengendalian limbah cair domestik. (kn-m08)

Related posts