November 23, 2017

Kabid Humas Polda Jabar : Polisi Pertajam Bukti Jerat Rizieq Syihab

Rizieq Syihab saat diwawancarai wartawan.

KarakterNews.com – BANDUNG – Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Jawa Barat Kombes Polisi Yusri Yunus menuturkan, pihaknya telah mengirim Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kasus Rizieq Syihab kepada Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Kajati Jabar).

“Hingga saat ini, status Rizieq Syihab masih berstatus sebagai saksi. Kita memang kirim SPDP, tapi tertulis atas nama terlapor Rizieq Syihab, bukan tersangka,” kata Kombes Polisi Yusri Yunus, menyikapi pernyataan Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Kejati Jabar) Setia Untung Arimuladi, Kamis (19/1/2017).

Kata Kabid Humas Polda Jawa Barat ini, seperti biasanya, kalau sudah ada SPDP, maka status seseorang akan naik menjadi tersangka. “Mungkin beliau (Kejati Jabar) berpikir sudah ada SPDP tersangka, tapi status masih sebagai saksi,” ungkapnya.

Baca Juga:  Kapolda Metro Jaya : Rizieq Pulang ke Tanah Air, Buktikan Kebenaran

“Penyidik baru mengagendakan gelar perkara kasus ini pada minggu depan untuk mencari bukti permulaan yang cukup. Sejauh ini, Polisi mempertajam sejumlah keterangan dan bukti untuk menjerat Rizieq Syihab, jika sudah cukup bukti, bisa saja pada pemanggilan berikutnya sudah menjadi tersangka,” pungkas Kombes Yusri Yunus.

Sebelumnya, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Setia Untung Arimuladi menjelaskan, Kajati Jabar sudah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dan status Rizieq Syihab bukan lagi sebagai saksi.

Disebutkan Setia Untung, Kejati Jabar memang sudah menerima SPDP atas nama tersangka Habib Rizieq. “Begitu SPDP diterima, kita ikuti perkembangan penyidikan yang dilakukan pihak Kepolisian dan kita tunggu berkas perkara tahap pertama,” ujar Setia Untung di Kejaksaan Agung, Kamis (19/1/2017).

Baca Juga:  Aliansi Kebangsaan Tolak Habib Rizieq Shihab di NTB

Sekedar diketahui, Pimpinan FPI Rizieq Syihab dilaporkan menghina Pancasila oleh Sukmawati Soekarnoputri, dan telah menjalani proses pemeriksaan di Polda Jawa Barat. Dalam video berdurasi 2 menit yang dilaporkan Sukmawati Soekarputri, bahwa Rizieq Syihab menyebut “Pancasila Soekarno Ketuhanan ada di pantat, sedangkan Pancasila piagam Jakarta Ketuhanan ada di kepala”. (mk.c/kn-m07)

Related posts