November 23, 2017

Jokowi Instruksikan Bentuk Tim Promosi Pariwisata Danau Toba

KarakterNews.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan untuk segera membentuk Tim Promosi Pariwisata Danau Toba dalam upaya mendongkrak tingkat kunjungan wisatawan ke Indonesia. Pengembangan Danau Toba menjadi keharusan dan wajib mendapat dukungan konektivitas dan aksesibilitas, terutama sarana transportasi darat, laut dan udara.

Hal itu disampaikan Jokowi saat memimpin rapat Kabinet Kerja membahas strategi pengembangan Danau Toba menjadi menjadi Monaco of Asia sebagai tujuan wisata kelas dunia di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Selasa (2/2/2016).

“Saya minta segera diperkuat konektivitas, aksesibilitas, baik yang berkaitan dengan pelabuhan, bandara dan jalan raya,” ujar Jokowi. Ia juga berharap agar pengembangan Danau Toba segera ditindaklanjuti di lapangan mengingat Danau Toba termasuk 10 destinasi utama pariwisata Indonesia yang harus ditangani secara serius.

Baca Juga:  Gebrakan Presiden Jokowi Dalam Membangun Papua

Dalam rapat yang dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menseskab Pramono Anung, Menko Maritim Rizal Ramli, Menteri Pariwisata Arief, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi dan 7 Bupati dari kabupaten di kawasan Danau Toba itu, Jokowi memerintahkan Menko Maritim Rizal Ramli untuk berkoordinasi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Menteri Pariwisata Arief Yahya untuk mengembangkan destinasi pariwisata Danau Toba di Sumut.

Jokowi juga meminta kementerian terkait untuk menyiapkan branding dalam upaya mendorong pemasaran, pelayanan berstandar internasional, pagelaran atraksi seni budaya dengan koreografi yang mendukung serta desain semenarik mungkin sesuai standar internasional.

Sementara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya, Rizal Ramli membeberkan rencana Danau Toba yang akan diubah menjadi Monaco of Asia sebagai tujuan wisata kelas dunia. Rencana tersebut telah mendapat pembahasan serius dengan melibatkan sejumlah kementerian yang berlangsung di Institut Teknologi Del, Labugoti, Toba Samosir (Tobasa).

Baca Juga:  Danau Toba Memberi Nilai Tambah Ekonomi, Tak Hanya Pariwisata

“Kementerian terkait juga membicarakan persoalan infrastruktur Danau Toba, termasuk rancangan pembangunan pelabuhan udara baru, persoalan dana hingga pembangunan jalan baru dari Bandara Kualanamu International Airport (KNIA) menuju Danau Toba. Dari Medan menuju Danau Toba saat ini 4 jam lebih. Rancangan jalan baru dari Kualanamu ke Danau Toba bisa dicapai hanya dalam 1 setengah jam saja,” kata Ramli.

Saat ini pemerintah telah menetapkan 10 destinasi pariwisata prioritas secara nasional yakni kawasan Candi Borobudur di Jawa Tengah, Mandalika  di Nusa Tenggara Barat (NTB), Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur (NTT), Bromo-Tengger-Semeru  di Jawa Timur, Kepulauan Seribu  di DKI Jakarta, Danau Toba di Sumut, Wakatobi  di Sulawesi Tenggara, Tanjung Lesung di Banten), Morotai di Maluku Utara dan Tanjung Klayang di Belitung.(rv-17)

Related posts