Jalan Santai Keluarga Besar Muhammadiyah

KarakterNews.com – MEDAN – Walikota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S M.Si menghadiri pelepasan jalan santai, yang dilakukan Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi, diikuti seribuan peserta berasal dari keluarga besar Muhammadiyah, berlangsung di depan Kantor Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Sumut Jalan Sisingamangaraja Medan, Minggu (29/4/2018).

Jalan santai tersebut digelar dalam memeriahkan Tabligh Akbar Semarak Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Dakwah dan Masjid PW Muhammadiyah Sumut, juga dihadiri Wakapoldasu Brigjen Pol Agus Andrianto SH, Ketua PB Muhammadiyah Dr Haedar, Ketua PW Muhammadiyah Sumut Prof Dr Hasimsyah, Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Dr Agussani MAP.

Walikota Medan Dzulmi Eldin mengapresiasi digelarnya jalan santai ini. Selain mendukung kesehatan masyarakat, jalan santai juga dapat dijadikan sebagai ajang silturahmi. “Itu sebabnya, Pemko Medan selalu mengapresiasi dan pendukung penuh setiap digelarnya kegiatan olahraga. Karena kegiatan olahraga, termasuk jalan santai mendukung Pemko Medan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga:  Jelang Muswil PW PM Sumut, Saadi Syam dan Surkani Bersaing Jadi Ketua

Di samping itu, Dzulmi Eldin menyebutkan, jalan santai yang digelar ini sebagai wadah silaturahmi. Melalui jalan santai, seluruh keluarga besar Muhammadiyah berkumpul dan bersatu sehingga semakin terbangun tali silaturahmi yang erat. Tidak hanya sesama keluarga besar Muhammadiyah, tapi juga dengan pemerintah.

Sementara itu, Muslim Simbolon selaku Ketua Panitia Semarak Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Dakwah dan Masjid PW Muhammadiyah mengatakan, selain gerak jalan, rangkaian acara juga diisi dengan peletakan batu pertama pembangunan dan penandatanganan prasasti yang akan dilakukan Gubernur Sumut.

Selain Tabligh Akbar, juga akan dilaksanakan Dialog Muzakarah Pemberdayaan Keumatan Dalam Bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai tanggung jawab Muhammadiyah yang ikut merumuskan konsensus negara dan bangsa.

Baca Juga:  Muktamar Muhammadiyah Angkat Negara Pancasila Sebagai Darul Ahli Wasaadah

“Melalui Dialog Muzakarah ini, keberagaman dan perbedaan agama serta suku yang ada dapat menjadi potensi kekayaan bangsa Indonesia. Kita ingin mempertegas, NKRI itu lebih mahal dari segala-galanya,” pungkas Muslim Simbolon. (kn-m08)

Related posts