December 15, 2017

Jadi Walikota, Ramadhan Ajak Warga Bantaran Sungai Pindah

JpegKarakternews.com – Nantinya, jika saya menjadi Walikota Medan, saya akan melakukan sosialisasi terkait bahaya tinggal di bantaran sungai dan akan mengajak warga yang tinggal untuk pindah ke tempat yang lebih layak.

Pembangunan Rumah Susun (Rusun) kepada warga adalah salah satu hal yang dianggap dapat memecahkan masalah ini kedepannya. “Saya akan mengupayakan untuk memberikan tempat yang lebih layak seperti pembangunan Rumah Susun (Rusun) yang diberikan gratis kepada masayarakat bantaran sungai untuk ditinggali, dan hal yang diberikan itu bukan dalam arti menggusur, tapi dalam arti memberikan solusi kepada masyarakat yang tinggal di bantaran sungai,” ucap calon Walikota Medan, nomor urut 2, Ramadhan Pohan, saat mengunjungi korban rumah hanyut akibat banjir di Jalan Teratai, Kelurahan Hamdan, Kecamatan Medan Maimun didampingi pengacara, Farhat Abbas, Rabu (2/12/2015).

Baca Juga:  Wakil Walikota Ajak Warga Medan Bangkit Melawan Kejahatan Jalanan

Kunjungan Ramadhan bersama Farhat Abbas di sambut hangat oleh masyarakat sekitar dan Didi Armaja (Korban Pemilik Rumah Hanyut Akibat Banjir) karena kepedulian dari Ramadhan Pohan. Rumah Didi Armaja yang berada di bantaran sungai roboh dan hanyut terbawa arus sungai setelah terjadi banjir di sungai Deli pada Senin (30/11/2015) lalu.

Menyikapi hal itu, Ramadhan sangat menaruh keprihatinan terhadap apa yang menimpa Didi dan keluarganya dan bersyukur tidak menimbulkan korban jiwa dalam peristiwa ini. “Saya menaruh keprihatinan terhadap apa yang terjadi, peristiwa rumah hanyut akibat banjir adalah hal yang tentunya tidak diharapkan terjadi, untungnya dalam peristiwa ini hanya mengakibatkan kerugian materil, bukan korban jiwa,” ucapnya.

Baca Juga:  3.467 Warga Medan Dapat Pengobatan Gratis

“Jika nanti menjadi Walikota Medan, saya akan berusaha untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat yang tinggal di bantaran sungai. Untuk sementara ini, dirinya akan mengupayakan untuk memberikan bantuan berupa tempat tinggal sementara atau rumah kontrakan kepada Didi dan keluarganya,” kata Ramadhan.

“Terimakasih kepada pak Ramadhan yang sudah menawarkan rumah kontrakan. Saya juga berharap Pemerintah Kota membangun kembali rumah yang telah ditinggalinya selama 30 tahun,” pinta Pria yang memiliki 2 anak ini, seraya mengatakan tawaran yang diberikan oleh Ramadhan adalah hal yang bagus, tapi akan lebih baik lagi, bila rumahnya dapat dibangun kembali. (kn/m-09)

Related posts