December 15, 2017

Investasi Listrik Di Medan & Cirebon, Jepang Siapkan Rp 8,1 Triliun

pln-listrikKarakternews.com – Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menjelaskan, saat ini ada dua perusahaan dari Jepang, akan mengalokasikan dana sebesar 600 juta dollar AS (Rp 8,1 triliun, kurs Rp 13.500) untuk pembangunan pembangkit listrik.

Dalam siaran pers yang diterima, Minggu (31/1/2016), Kepala BKPM Franky Sibarani mengemukakan, kedua investor itu sudah siap menanamkan modalnya ke Indonesia untuk pembangunan pembangkit listrik di Cirebon, Jawa Barat, senilai 200 juta dollar AS dan di Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara dengan nilai investasi 400 juta dollar AS.

“Investor yang berminat untuk mengembangkan pembangkit listrik di Medan adalah pengembangan proyek Medan IPP (independent power producers) dengan kapasitas 250 MW bekerjasama dengan BUMN, yakni Pertamina dan BUMD Provinsi Sumatera Utara,” kata Franky Sibarani.

Baca Juga:  Investor China Bakal Bangun Pembangkit Listrik di Medan

Disebutkan Franky Sibarani, minat investasi di bidang kelistrikan patut disyukuri. Pasalnya, minat itu menambah daftar minat investor yang berhasil diidentifikasi selama kunjungan ke Jepang dengan nilai total mencapai 1,971 miliar dollar AS. “Kita akan mengarahkan agar perusahaan asal negeri sakura tersebut segera memasukkan aplikasi perizinan memanfaatkan layanan izin investasi tiga jam,” ungkapnya.

Berdasarkan data BKPM, investasi dari Jepang terus menunjukkan peningkatan selama enam tahun terakhir. Sejak tahun 2010, nilai investasi Jepang ke Indonesia mencapai 713 juta dollar AS, lalu meningkat drastis pada 2011 dengan nilai investasi mencapai 1,5 miliar dollar AS dan terus meningkat menjadi 2,3 miliar dollar AS pada 2012. “Puncaknya, pada 2013, Jepang menjadi peringkat teratas investasi dengan realisasi 4,7 miliar dollar AS, sempat turun pada 2014 dan berada di level 2,7 miliar dollar AS. Namun pada 2015 meningkat tipis di level 2,8 miliar dollar AS. (ant/kn-m09)

Related posts