Ini Surat Perintah Diskualifikasi JR-Amran

kpu RI_resizeKarakternews.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Utara memberikan surat pendiskualifikasian pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Simalungun, JR Saragih-Amran Sinaga, Nomor Urut 4, Minggu (6/12/2015).

“Kita sudah kirim suratnya Minggu 6/12/2015, supaya KPU Simalungun mendiskualifikasi pasangan calon Nomor Urut 4, JR Saragih-Amran Sinaga. Mau tidak mau harus dilakukan pembatalan atau diskualifikasi terhadap pasangan calon Jopinus Ramli (JR) Saragih dan Amran Sinaga,” ungkap Komisioner KPU Sumut, Yulhasni, Minggu (6/12/2015) malam.

Dengan surat KPU RI diteruskan ke KPU Simalungun, maka KPU Simalungun harus melakukan perubahan berita acara penetapan pasangan calon yang akan ikut dalam Pilkada Kabupaten Simalungun pada 9 Desember 2015. Surat perintah untuk mendiskualifikasi pasangan ini sudah ditandatangani dengan nomor surat 2551/KPU PROV-002/12/2015 per tanggal 6 Desember 2015.

Baca Juga:  Pilkada Simalungun, Plt Gubsu Bersama Kapolda & Pangdam I/BB 'Keliling' 5 Kecamatan

Bunyi surat perintah diskualifikasi, yakni ;

A. Melakukan rapat pleno menyatakan calon wakil bupati Simalungun atas nama Amran Sinaga Tidak Memenuhi Syarat (TMS) dan membatalkan pencalonan calon bupati dan calon wakil bupati Simalungun atas nama Jopinus Ramli Saragih dan Amran Sinaga yang dituangkan dalam berita acara dan diterbitkan.

B. Menyampaikan keputusan KPU Simalungun kepada pasangan calon bupati Simalungun dan calon wakil bupati Simalungun an Jopinus Ramli Saragih dan Amran Sinaga.

C.  Dalam hal terdapat tanda coblos pada foto dan gambar pada pasangan calon bupati Simalungun dan calon wakil bupati Simalungun an Jopinus Ramli Saragih dan Amran Sinaga, dinyatakan tidak sah.

D. Mengumumkan dan mensosialisasikan keputusan KPU Simalungun sebagaimana pada poin A dan keputusan sebagaimana huruf C

Baca Juga:  Pilkada Simalungun Di 1.685 TPS Kondusif

E. Memerintahkan KPPS agar mengumumkan pembatalan pasangan calon sebagaimana tercantum pada huruf A dan keputusan pada huruf C pada papan pengumuman, serta mengingatkan hal tersebut kepada pemilih secara berkala pada hari pemungutan suara.

F. Berkoordinasi dengan Panwaslih dan Pihak Kepolisian dalam pelaksanaan langkah-langkah tersebut dalam huruf A sampai dengan huruf E.

Selain itu, KPU Sumatera Utara juga meminta agar KPU Simalungun memberikan laporan pada kesempatan pertama kepada KPU Sumut untuk setiap tahapan dan langkah-langkah yang telah dilakukan dalam menindaklanjuti surat dari KPU RI. (kn/m-07)

Related posts