February 24, 2018

Harga Karet & Sawit Anjlok, Daya Beli Lesu

Ilustrasi karet
Ilustrasi karet

Karakternews.com – Harga komoditas karet dan sawit di tingkat masyarakat petani masih anjlok. Pasalnya, harga karet Rp 4.000-5.000 per Kg, sedang buah sawit di kisaran Rp 830 per Kg. Harga kedua komoditas pertanian yang kini digeluti masyarakat petani di Padangsidimpuan, Tapsel dan wilayah sekitarnya bertahan sejak beberapa pekan terakhir ini, padahal masyarakat di pedesaan di wilayah tersebut sangat bergantung kepada harga jual kedua jenis komoditas pertanian tersebut.

Harapan petani harga karet Rp 8.000 per Kg dan sawit Rp 1.500 per Kg, agar bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari, sehingga masyarakat petani dapat menyisihkan uang untuk belanja keperluan lainnya.

Saiful Bahri Almadani, yang ditemui awak media, Minggu (7/2/2016) mengaku prihatin menyaksikan kehidupan petani karet dan sawit khususnya di Padangsidimpuan dan Tapsel yang tidak beranjak dari keterpurukan. “Dengan harga karet Rp 5000 per Kg sangat tidak cukup dan tidak sebanding dengan pengeluaran sehari-hari, seharusnya minimal Rp 8000 ribu per Kg, agar panderes bisa bernapas,” ujarnya.

Baca Juga:  Harga Karet 'Merosot', Empat Negara Bersinergi Dalam Wadah ITRC

Dari hasil pantauan seminggu terakhir di Kecamatan Angkola Selatan dan Angkola Sangkunur, Tapsel serta di Padangsidimpuan, sudah banyak panderes beralih pekerjaan sebagai buruh atau merantau untuk mencari kehidupan yang lebih layak.

Demikian halnya pemilik, pengelola atau petani kebun sawit tidak bisa berlaba dengan harga Rp 830 per Kg, karena tingginya cost produksi yang dikeluarkan. “Makanya tidak heran pasar di pusat kota Padangsidimpuan tidak bergairah sejak terpuruknya harga kedua komoditas pertanian tersebut. Masyarakat dari desa tidak mungkin datang ke kota untuk berbelanja barang-barang kebutuhannya, jika uang tidak ada,” ungkapnya. (kn-m09)

Related posts