Harapan Kami, Mudah-Mudahan Djarot-Sihar Jadi Pemimpin Sumut

Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Djarot Saiful Hidayat – Sihar Sitorus berfoto bersama pengunjung Kedai Kopi Bahagia, di Sibolga, Kamis (29/3/2018) lalu.

KarakterNews.com – DELISERDANG – Calon Wakil Gubernur Sumut, Sihar Sitorus meminta kepada seorang dokter yang turut mendampinginya, saat melaksanakan kampanye damai untuk memeriksa kesehatan warga. Kali ini, aksi spontanitas itu terjadi saat blusukan ke Pasar Klumpang Jalan Besar Klumpang, Kecamatan Hamparanperak, Kabupaten Deliserdang, Rabu (17/4/2018) sore.

Ketika Sihar Sitorus blusukan ke pasar tradisional itu, dan berkeliling pasar serta menyalami pedagang dan pembeli, tiba-tiba perhatiannya tertuju kepada seorang wanita lanjut usia yang tengah duduk di teras rumah.

Kemudian seorang warga meminta calon Wakil Gubernur Sumut Sihar Sitorus mendekati wanita yang tengah duduk dengan tatapan kosong. Selanjutnya, pendamping calon Gubernur Sumut Djarot Saiful Hidayat melangkahkan kakinya ke arah wanita yang sudah beruban tersebut, lalu Sihar mendekat dan jongkok di samping wanita yang diketahui bernama Ng Sah Hoi itu. “Apa kabar ibu?,” tanyanya.

Baca Juga:  Hardiknas 2018, Sarana Prasarana Pendidikan Jadi Prioritas Djarot - Sihar
Dokter pribadi Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara, Sihar Sitorus, ketika memeriksa Nenek Ng Sah Hoi (86) di Jalan Besar Klumpang, Hamparanperak, Rabu (17/4/2018) sore. (ist)

Pertanyaan calon Wakil Gubernur Sumut Sihar Sitorus dijawab Ng Sah Hoi, akrab kerap dipanggil Ama (nenek) itu dengan bahasa Mandarin. Ternyata, wanita berusia 86 tahun itu tidak bisa berbahasa Indonesia. Ucapan Ng Sah Hoi pun diartikan keluarga kepada Sihar Sitorus.

Keluarga menyebutkan bahwa kesehatan Ama belakangan menurun. Ditambah lagi faktor usia, keseharian Ama hanya berkutat di tempat duduk saja. “Ama mengalami stroke ringan, jadinya jalan pun harus pakai tongkat,” tutur seorang keluarga.

Mendengar hal itu, dengan spontan Sihar Sitorus meminta dokter keluarga yang kerap mendampingi kampanye dan blusukan, Hendri Subosito untuk memeriksa Ama. Dokter keluarga besar yang mendampinginya pun bergegas mendekati dan memeriksa Ama. Dengan stetoskop yang kerap dibawa, Hendri memulainya dengan memeriksa tekanan darah Ama. Hasilnya, tekanan darah Ama normal. Begitu juga dengan denyut jantung. Faktor usia yang sudah lanjut menyebabkan Ama tak bisa beraktivitas seperti orang muda.

Baca Juga:  Pemilik Dagangan Pandai Besi Doakan Djarot-Sihar Terpilih Jadi Pemimpin Sumut

Aksi kepedulian Sihar Sitorus pun mendapat apresiasi dari warga. “Terimakasih Pak, peduli dengan kesehatan Ama. Mudah-mudahan bapak Djarot-Sihar menjadi pemimpin Sumut, itulah harapan kami,” ungkapnya.

Sebelumnya juga pernah terjadi, sewaktu Sihar Sitorus mengunjungi warga di Desa Pematang Panjang, Kecamatan Airputih. Calon Wagubsu ini melihat pria separuh baya yang tampak lemas, duduk dengan posisi memeluk kakinya ke dada. Kemudian Sihar meminta dokter Sumarsono yang mendampinginya saat itu untuk memeriksa pria itu. Tidak hanya Sihar, sang istri, Patricia Siahaan pun juga melakukan hal yang sama.

Hal itu terjadi saat Patricia turut mendampingi Sihar Sitorus di warung kopi Jalan Mesjid/Jalan Ahmad Yani II, akhir pekan lalu. Kala itu, dirinya didatangi seorang wanita paruh baya yang meminta pertolongan. “Ibu, tolong saya ibu. Saya sakit,” keluh wanita itu kepada Patricia.

Baca Juga:  'Kita Pasti Pilih Nomor 2, Generasi Zaman Now Butuh Perbaikan'

Seketika Patricia pun panik. Wanita berparas cantik itu langsung memanggil dokter Sumarsono yang turut mendampingi keduanya. “Dokter tolong ibu ini. Tolong periksa ya dokter, apa sakitnya. Ibu sakit apa? Bilang sama dokter ya ibu, biar diobati, sehingga ibu sehat lagi,” tuturnya. (bcl comm/kn-m07)

Related posts