December 17, 2017

Hakim PN Medan Vonis Mati Kurir Sabu 270 Kg, Terpidana Menangis

KarakterNews.com – MEDAN – Terdakwa Irwantoni (usia 38 tahun), menangis setelah divonis hukuman mati oleh Majelis Hakim PN Medan, Rabu (13/9/2017). Hukuman mati ini dijatuhkan Majelis Hakim diketuai Suryana dihadapan Jaksa Sindu dari Kejari Medan, yang sebelumnya menuntut hukuman mati.

Majelis Hakim PN Medan berkeyakinan terdakwa Irwantoni bersama Ayau (sudah divonis mati) dan tiga terdakwa lainnya sidang terpisah akan mengedarkan sabu sebanyak 270 kg disejumlah daerah. Namun, di persidangan terdakwa tetap tak mengakui barang haram itu merupakan miliknya. Terdakwa mengaku dijebak Ayau yang sebelumnya sudah divonis mati.

Sebelumnya, empat orang teman terdakwa, masing-masing Ayau (40), Daud alias Athiam (47), Lukmansyah Bin Nasrul (36) dan Jimmi Syahputra Bin Rusli (27) telah divonis mati oleh majelis hakim. Penyelundupan barang haram itu berawal dari pertemuan Daud alias Athiam dengan Lau Lai alias Aan alias Jecky (DPO) di Hotel CK Malaka, Malaysia, pada 17 Agustus 2015 lalu.

Baca Juga:  Bawa Sabu 1 Kg, Hamdan Dicegat Petugas Bandara Kualanamu

Kemudian, Daud bertemu dengan Ayau dan Irwantoni untuk mencari importir dan gudang di Medan. Kemudian Daud mentransfer uang sebesar Rp 55 juta ke rekening Jimmi untuk membeli mobil Carry yang akan digunakan mengangkut narkotika tersebut.

Pada September 2015, Lukmansyah mendapat kabar dari Irwantoni bahwa sabu akan masuk dari Malaysia menuju Medan. Oktober 2015, petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) yang mendapatkan informasi akan ada pengiriman sabu ke Medan dan Dumai, lalu melakukan penyelidikan. Selanjutnya pada 16 Oktober 2015, Jimmi dihubungi Irwantoni yang mengabarkan adanya pengiriman barang dari Dumai. Sabu-sabu itu dibawa ke komplek pergudangan Jade Square, Jl KL Yos Sudarso Km 11,5, Kecamatan Medan Deli. (kn-m07)

Related posts