November 23, 2017

Hadiah Bagi Pancasila, Status Tersangka Rizieq Shihab, Tunggu Waktu Saja

Kapolda Jawa Barat, Irjen Polisi Anton Charliyan memberikan keterangan kepada wartawan.

KarakterNews.com – JAKARTA – Pengamat Politik Islam Zuhairi Misrawi berharap status Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq bisa menjadi tersangka. Sekarang ini, dirinya masih berstatus sebagai terlapor dalam sejumlah kasus.

Pertama, Rizieq Shihab dilaporkan oleh Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia atas dugaan melecehkan umat Kristen dalam sebuah ceramahnya yang ditayangkan di YouTube. Kedua, Pemimpin FPI ini dilaporkan Sukmawati Soekarnoputri karena dianggap menghina Pancasila, dan Ketiga dilaporkan atas pernyataannya tentang uang kertas baru yang dikeluarkan Bank Indonesia mengandung logo partai komunis, palu dan arit.

“Saya berharap hatrick dia (Rizieq Shihab) tersangka,” kata Zuhairi Misrawi di Rumah Lembang, Jakarta, seraya mengemukakan, bahwa penetapan tersangka Rizieq Shihab merupakan hadiah bagi Pancasila, semoga doa kita terkabul untuk Indonesia dan demokrasi Indonesia.

Seperti diketahui, Polda Jabar mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) ke Kejaksaan Tinggi Jawa Barat. “Status hukum Rizieq Shihab belum tersangka, masih terlapor,” kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Yusri Yunus, Kamis (19/1/2017) kemarin.

Baca Juga:  Habib Rizieq Shihab Jadi Tersangka

“SPDP ini, kata Yusri, dikirimkan pada hari Senin 16 Januari 2017, dan penyidik akan menjadwalkan gelar perkara pekan depan, untuk menentukan semua yang sudah dilakukan penyidikan,” ujarnya, dan mengakui Penyidik Polisi sudah memeriksa 13 orang saksi dan ahli.

Kajati Jawa Barat Setia Untung Ari Muladi.

Sedangkan sebelumnya, Kajati Jabar Setia Untung Ari Muladi menuturkan, Kejaksaan meneliti SPDP itu melalui Jaksa peneliti atau Jaksa P15. Jaksa peneliti memiliki waktu 14 hari untuk meneliti dan melihat secara formil dan materilnya. “Kami koordinasi dengan Polda Jabar,” sebutnya.

Sementara itu, Kapolda Jabar Irjen Anton Charliyan menegaskan, pihaknya sedang melengkapi berkas penyidikan. “Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini yang bersangkutan akan dijadikan tersangka,” tegasnya.

Baca Juga:  Kapolda Metro Jaya : Rizieq Pulang ke Tanah Air, Buktikan Kebenaran

Untuk diketahui, Pimpinan FPI Rizieq Shihab dilaporkan ke polisi oleh Sukmawati Soekarnoputri atas dugaan penodaan terhadap lambang negara lewat barang bukti sebuah video ceramah di Kota Bandung.

Terkait laporan itu, Rizieq Shihab menyatakan kalau dirinya tidak melakukan penghinaan dan penodaan terhadap Pancasila. “Laporan Sukmawati Soekarnoputri terhadap dirinya ke Polda Jawa Barat adalah mempersoalkan tesisnya yang membahas mengenai Pancasila.

Diakui Rizieq Shihab, tesisnya berjudul “Pengaruh Pancasila terhadap Syari’at Islam di Indonesia”, memuat kritikan terhadap usulan dari Soekarno. “Saya membantah bila disebut telah menghina Pancasila sebagai dasar negara,” pungkasnya.

Secara terpisah, Kabag Mitra Biro Penmas Divisi Humas Polri Kombes Awi Setiyono menyatakan, sebuah kasus hukum tidak bisa begitu saja diselesaikan secara kekeluargaan, melainkan harus diproses sesuai prosedur hukum.

Sejauh ini, ada dua kasus yang membelit imam besar Front Pembela Islam (FPI) ini, telah ditingkatkan ke penyidikan oleh polisi. Pertama soal penghinaan lambang negara yang dilaporkan putri Presiden Soekarno, Sukmawati Soekarnoputri di Polda Jawa Barat. Kedua soal pernyataan Habib Rizieq yang menyebut logo palu arit di mata uang Indonesia.

Baca Juga:  Kabid Humas Polda Jabar : Polisi Pertajam Bukti Jerat Rizieq Syihab

Terkait kedua kasus ini, Kepala Bareskrim Polri Komjen Polisi Ari Dono Sukmanto enggan menyebut kepastian soal status tersangka Rizieq Shihab, tapi diisyaratkan bahwa status tersangka itu hanya persoalan waktu yang tepat. “Ini masalah waktu saja. Kita tinggal lihat waktunya saja,” tegasnya. (jpnn.c/l6.c/kn-m07)

Related posts