February 21, 2018

Gubernur Erry Nuradi Serahkan 1.011 DIPA Senilai Rp 21,54 Triliun

Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi menyerahkan DIPA Tahun Anggran 2018 kepada Walikota Medan Dzulmi Eldin di Aula Martabe Kantor Gubsu. (ist)

KarakterNews.com – MEDAN – Gubernur Sumatera Utara, Dr Ir H Tengku Erry Nuradi menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2018 kepada satuan kerja pemerintah pusat dan daerah di Sumatera Utara dengan total 1.011 DIPA senilai Rp 21,54 Triliun.

Penyerahan DIPA bersama pagu Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik/Dana Desa Provsu Tahun 2018 dilaksanakan di Aula Martabe Kantor Gubernur Jalan Diponegoro, Medan, Selasa (19/12/2017), dihadiri FKPD Provsu, Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Sumut, Bakhtaruddin, Kepala BPK RI Perwakilan Sumut, VM Ambar Wahyuni, Kepala Kantor Wilayah Pertanahan Sumut, Bambang Priyono, Kepala Kanwil Kemenkumham Sumut, Liberti Sitinjak, Kepala Kanwil Bea Cukai, Oza Olivia.

Untuk diketahui, dari total DIPA untuk Sumut, sebanyak Rp 20,75 T (952 DIPA) adalah kewenangan Satker Pemerintah Pusat (kantor pusat dan instansi vertikal di daerah), dan Rp 791,08 Miliar (59 DIPA) untuk kewenangan Satker Pemerintah Daerah (terkait dekonsentrasi dan tugas perbantuan). Gubernur Sumut menyerahkan pagu DAK fisik/Dana Desa Provsu 2018 sebesar Rp 40,92 T. Untuk dana perimbangan senilai Rp 24,09 Triliun, dana transfer lainnya Rp 12,95 Triliun, dana desa Rp 3,87 Triliun.‎

Baca Juga:  Gubernur Erry Nuradi Targetkan Kredit Perbankan di Sumut Tumbuh 9 Persen
Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi foto bersama perwakilan instansi vertikal sepeti Kodam I/BB, Polda Sumut, usai menyerahkan DIPA TA 2018 di Aula Martabe Medan.(ist)

Tengku Erry Nuradi menyebutkan, dalam APBN 2018, belanja negara ditetapkan Rp 2.220.7 Triliun, Distribusi dari volume belanja negara tersebut masing-masing sebesar Rp 847,4 Triliun melalui belanja kementerian, non kementerian sebesar Rp 607,1 T serta transfer ke daerah dan dana desa sebesar Rp 766,2 Triliun.

Gubernur Sumut Erry Nuradi mengingatkan seluruh instansi vertikal dan Bupati/Walikota di Sumatera Utara memanfaatkan dengan baik anggaran yang ada untuk kepentingan masyarakat. “Saya minta agar jangan lagi melakukan proyek pembangunan kejar tayang, atau dikerjakan menjelang akhir tahun. Dengan begitu diharapkan, hasil pembangunan di Sumut ke depan semakin baik,” ujarnya.

Penyerahan DIPA merupakan awal dari rangkaian proses pelaksanaan APBN 2018 yang telah disepakati DPR bersama pemerintah daerah akhir Oktober 2017.‎ “Dalam APBN 2018, tema kebijakan fiskal adalah pemantapan pengelolaan fiscal untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan. Tema ini sejalan dengan rencana kerja pemerintah tahun 2018 yaitu memacu investasi dan infrastruktur untuk pertumbuhan dan pemerataan,” ungkap Erry Nuradi.

Baca Juga:  Gubernur Erry Nuradi : EKPPD Sangat Penting

Penyerahan DIPAdilakukan lebih awal agar pelaksanaan pembangunan dan pencairan anggaran di pusat dan daerah dapat lebih baik dari tahun sebelumnya. “Kita harapkan setelah menerima DIPA segera lakukan kegiatan proses administrasi untuk pelaksanaan kegiatan 2018. Karena, selama ini banyak kegiatan di provinsi dan di kabupaten/kota serta di instansi vertikal yang dilakukan jelang Triwulan III dan IV. Untuk tahun depan kita harapkan pelaksanaan proyek dapat dilakukan di awal tahun minimal pada Triwulan I harus sudah dimulai proses pelelangan,” pinta Gubernur Erry Nuradi.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Sumut, Bakhtaruddin mengatakan, pemerintah dalam menjaga keberlangsungan reformasi struktural atas kebijakan APBN dilakukan melalui 3 pilar yakni pertama mengoptimalisasi pendapatan Negara yang realistis, kedua belanja yang lebih berkualitas yaitu dengan belanja yang efisien, refocus pada infrastruktur, kesehatan, pendidikan dan perlindungan sosial serta proses pelelangan yang lebih awal. Ketiga pengelolaan pembiayaan yang terukur dan terjaga dengan defisit diarahkan di bawah 3 persen, rasio utang di bawah 30 persen dan keseimbangan primer yang minimal 78,4 triliun.

Baca Juga:  Gubernur Erry Nuradi : BKPRMI Kader Penggerak Pembangunan Bangsa

“Total alokasi anggaran Provinsi Sumut sebesar Rp 62,46 triliun, terdiri dari Rp 21,54 T untuk Dipa dan Rp 40,92 untuk dana transfer. Kami harapkan alokasi anggaran yang sudah disediakan pemerintah dapat dilaksanakan dengan efisiensi dan efektif sehingga belanja Negara dapat berkualitas,” tegas Bakhtaruddin. (kn-m09)

Related posts