December 15, 2017

Gubernur Erry Nuradi : BKPRMI Kader Penggerak Pembangunan Bangsa

Gubernur Sumut, Tengku Erry Nuradi foto bersama Deputi Menpora Asrorun Ni’am Soleh, Ketua Umum DPP BKPRMI Said Aldi Al Idrus dan kader BKPRMI. (ist)

KarakterNews.com – MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi membuka Jambore Wirausaha Pemula Pemuda Remaja Masjid sekaligus Rapimnas Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) serta Latihan Manajemen Dakwah II di Asrama Haji Pangkalan Masyhur Medan, Jumat (17/11/2017).

Dihadapan Deputi Menpora Asrorun Ni’am Soleh, Ketua Umum DPP BKPRMI Said Aldi Al Idrus, para pemuda dan remaja Masjid se-Sumatera Utara dan Indonesia, Gubernur Erry Nuradi mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut menyambut positif digelarnya beberapa kegiatan remaja Masjid se-Indonesia, dimana dengan berkumpulnya para aktivis ini menambah bukti provinsi ini kondusif dan nyaman dikunjungi.

“Saya yakin bekumpulnya para aktivis remaja Masjid di Kota Medan tidak sekedar mengejar piala atau trofi, melainkan menempa diri untuk menjadi entrepreneur yang tangguh, sekaligus sebagai wadah pertemuan, silaturahim, pendidikan, permainan, prestasi dan penempatan rasa persaudaraan diantara sesama remaja Masjid dan pemuda Islam se-Indonesia,” kata Erry Nuradi.

Baca Juga:  Ribuan Masyarakat Bersama Gubernur Erry Nuradi Bersilaturahmi dan Berolahraga

Sementara itu, Ketua Umum DPP BKPRMI Said Aldi Al Idrus menjelaskan, kegiatan Rapimnas yang dirangkaikan dengan kegiatan lainnya ini merupakan langkah strategis khususnya dalam menyambut Munas BKPRMI yang akan datang. “Kami minta seluruh kader BKPRMI, ayo kembali ke Masjid. Jadikan Masjid sebagai tempat silaturahim, tempat beraktifitas organisasi,” ujarnya dalam kata sambutan.

Sedangkan Deputi Menpora Asrorun Ni’am Soleh berpesan agar pemuda tidak menjadikan Masjid hanya sebatas tempat melakukan ibadah saja. Masjid menurutnya adalah pusat peradaban dan melatih etos kepemimpinan. Sehingga dirinya berharap kantor BKPRMI tidak jauh dari Masjid. “Dengan manajemen masjid dan remaja kreatif, mendayagunakan sumber dan potensi yang ada. Sehingga Masjid sebagai sentrum kegiatan keumatan, ayo kembali ke Masjid,” ajaknya. (kn-m09)

Related posts