GAS Upah Upah Tengku Erry Nuradi

Ketua Dewan Pembina GAS, Muslim Simbolon dan Dr Ir H Tengku Erry Nuradi diabadikan bersama masyarakat Gerakan Asahan Sejahtera (GAS), seusai diupah upah. (ist)

KarakterNews.com – ASAHAN – Dr Ir H Tengku Erry Nuradi diupah-upah dan menerima dukungan dari perkumpulan masyarakat Gerakan Asahan Sejahtera (GAS), berlangsung di Lapangan Hoki Kisaran, Kabupaten Asahan, pada Minggu (31/12/2017) malam.

Ketua Dewan Pembina GAS, Muslim Simbolon menjelaskan, upah-upah yang dilakukan sebagian masyarakat Kabupaten Asahan kepada Tengku Erry Nuradi yang kini menjabat Gubernur Sumatera Utara ini merupakan tradisi masyarakat dan kebesaran hati masyarakat untuk memanjatkan doa.

“Upah-upah setawar sedingin ini merupakan tradisi budaya Mandailing (tepung tawar-Melayu-red) yang berharap agar Bapak Tengku Erry Nuradi tetap sehat dalam memimpin Sumatera Utara. Kami menilai, selama Sumut ini dipimpin Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi, kita melihat Sumut lebih tertata. Karenanya, kami berharap Tengku Erry Nuradi dapat membawa dampak pembangunan khususnya bagi Asahan dan Sumut pada umumnya,” tutur Muslim Simbolon, yang juga Anggota DPRD Sumut dari Fraksi PAN.

Baca Juga:  Skor Survei Diatas Margin Error, Keputusannya Tengku Erry Nuradi

Tengku Erry Nuradi mengharapkan, dikukuhkannya kepengurusan Gerakan Asahan Sejahtera (GAS), maka dapat semakin memajukan Kabupaten Asahan, dan dapat memberikan manfaat serta menyerap aspirasi masyarakat.

“Saya ucapkan selamat atas pengukuhan Gerakan Asahan Sejahtera (GAS) yang dilakukan di penghujung tahun 2017 ini. Saya harap, gerakan ini dapat membawa aspirasi masyarakat Kabupaten Asahan untuk meningkatkan kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten, Provinsi maupun Pemerintah Pusat,” tutur Tengku Erry Nuradi.

Sebelum pelantikan, Tengku Erry Nuradi dijamu makan malam dan sekaligus tepung tawar (diupah-upah) oleh sejumlah Tokoh Masyarakat berlangsung di Kantor GAS Jalan Williem Iskandar, Kota Kisaran, dihadiri Wakil Bupati Asahan Surya, Forkopimda Asahan, Kemenag Asahan, tokoh masyarakat dari berbagai etnis. (kn-m10)

Related posts