Forum Nasional LKSA PSAA Kukuhkan Usaha Kreatif Panti Asuhan

Peserta Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) I Forum Nasional Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak - Panti Sosial Asuhan Anak (LKSA - PSAA) Sumatera Utara.
Peserta Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) I Forum Nasional Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak – Panti Sosial Asuhan Anak (LKSA – PSAA) Sumatera Utara, diabadikan bersama.

KarakterNews.com – Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) – I Forum Nasional Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak – Panti Sosial Asuhan Anak (LKSA – PSAA) Sumatera Utara, selama dua hari digelar di Hotel Madani Jalan Sisingamangaraja, merupakan ajang konsolidasi lembaga yang konsen terhadap kesejahteraan anak.

Selama dua hari Rakerwil yang dimulai Kamis 10 November hingga Jum’at 11 November 2016, dikatakan Ketua Forum Nasional LKSA – PSAA Sumut, Rafdinal S.Sos MAP dalam keterangan persnya, Jum’at, (11/11/2016), sudah dikukuhkan oleh Wakil Ketua Forum Nasional LKSA – PSAA Pusat H Muhammad Siddiq, salah satu sayap yang bisa membantu forum ini bergerak yaitu Usaha Ekonomi Kreatif Panti Asuhan.

“Usaha Ekonomi Kreatif Panti Asuhan ini diharapkan bisa mengembangkan potensi – potensi ekonomi di panti asuhan,” kata Rafdinal didampingi Ketua Panitia Rakerwil Ir Kairi Ambri dan Drs Anwar Bakti.

Rafdinal mengaku, lembaga ini sudah memilik jejaring secara nasional. Bahwa dikukuhkannya Usaha Kreatif Panti Asuhan, untuk merubah paradigma selama ini. Tujuan dibentuk supaya panti lebih bisa mandiri dan tidak hanya mengandalkan bantuan dari masyarakat,” ujarnya.

Disamping itu, melalui Rakerwil ini kita berharap melahirkan beberapa program yang bisa mengangkat derajat dan martabat panti asuhan. “Lewat Raker ini, kita berharap panti asuhan bisa menjadi sebuah lembaga yang punya kekuatan membangun anak Indonesia yang hebat,” pungkas Rafdinal.

Sementara itu, Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD – RI) asal Sumut, Dedi Iskandar Batubara yang hadir dalam Rakerwil itu meminta Gubernur Sumut Erry Nuradi selaku Pemerintah di Provinsi Sumatera Utara jangan mengabaikan anak – anak panti asuhan dan lembaga sosial.

“Gubernur selaku pemerintah di Provinsi jangan mengabaikan panti asuhan dan lembaga sosial. Karena, panti asuhan dan lembaga sosial ini merupakan tanggung jawab negara,” ungkap Dedi Iskandar Batubara. (kn-m09)

Related posts