September 25, 2018

Dua Menteri Ingatkan Soal Ikan “Predator” Arapaima Berbahaya

Sejumlah warga berhasil menangkap ikan predator Arapaima Gigas di Sungai Brantas, Jawa Timur. (ist)

KarakterNews.com – JAKARTA – Pelepasan ikan “predator” Arapaima gigas yang terlarang, disebabkan berbahaya yang dilepas di Sungai Brantas, menjadi kasus menyita perhatian kedua Menteri Kabinet Kerja.

Hal-hal yang perlu diketahui mengenai kasus ikan Arapaima gigas, sesuai fakta-fakta kejadian yang dihimpun Tim Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan disampaikan pada konferensi pers oleh Kepala Badan Karantina Ikan dan Mutu (BKIPM) Rina, pada Kamis (28/6/2018).

Pada Senin, 25 Juni 2018 ada pengaduan dari LSM Ecoton di mana ada laporan dari masyarakat tentang ditemukannya dua ekor ikan Arapaima gigas di perairan Sungai Brantas.

Selanjutnya, ditindaklanjuti oleh BKSDA dan Balai Gakkum Wilayah Jabalnusra. Pada Selasa, 26 Juni 2018, Kepala Balai KIPM Surabaya I mendapatkan informasi dari Kepala Pusat Karantina Ikan tentang adanya pelepasan ikan Arapaima gigas ke perairan Sungai Brantas di media sosial (medsos).

Baca Juga:  Tangani Kasus Ikan "Predator" Arapaima Gigas, Ini Kata Menteri LHK

Kemudian ditindaklanjuti dengan melakukan investigasi ke tempat kejadian perkara oleh Balai KIPM Surabaya I bersama-sama dengan Balai KIPM Surabaya II, BKSDA Jawa Timur, Balai Gakkum LHK wilayah Jabalnusra, LSM Ecoton, DKP Provinsi Jawa Timur.

Tim Balai KIPM Surabaya I dan II menuju lokasi di Desa Mliriprowo dan berdasarkan keterangan dari Kepala Desa, pada tanggal 25 Juni sudah ada 3 ekor yang di temukan, yakni satu ekor di sungai porong, satu ekor di kanal Mangetan Prambon Sidoarjo, satu ekor di kanal Mangetan Balong Bendo Sidoarjo.

Pada 26 Juni 2018 juga telah ditemukan lima ekor ikan Arapaima di lokasi sebagai berikut, satu ekor di kanal Mangetan Prambon Sidoarjo, empat ekor di Sungai Brantas Mojokerto.

Baca Juga:  Menteri Susi : Ikan Arapaima Dilarang di Indonesia, Proses Hukum Pembudi Dayanya

Berdasarkan hasil investigasi di tempat perkara, ditemukan 12 ekor ikan Arapaima gigas, dengan rincian, 8 ekor dilepas ke perairan umum Sungai Brantas oleh karyawannya, 4 ekor diserahkan kepada karyawannya (2 ekor hidup dan 2 ekor mati). Lalu, dari pengakuan pemilik nya, masih memiliki 30 ekor ikan Arapaima di kolam yang berlokasi di Perum Citra Harmoni Blok A No. 23-24 Taman, Sidoarjo yang merupakan stok lama.(dtk.c/kn-m09)

Related posts