February 24, 2018

Dosen Naik Pangkat, Menristek Dikti Luncurkan Aplikasi ‘Sipaten’

KarakterNews.com – MEDAN – Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti), Muhammad Nasir meluncurkan aplikasi Sipaten (Sistem Informasi Kepangkatan Tenaga Dosen).

Peluncuran aplikasi online bagi dosen ini, dilakukan bersama Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi, pada silaturahmi dan pembinaan mahasiswa program Bidikmisi Kopertis Wilayah I Sumatera Utara dan launching Sistem Informasi Kepangkatan Tenaga Dosen (Sipaten) di Pardede Hall Medan, Sabtu (20/5/2017), yang dihadiri Dirjen Kelembagaan Patdono Suwigjo, Dirjen Belmawa Intan Ahmad, Koordinator Kopertis Wilayah 1 Sumut Prof Dian Armanto dan sejumlah rektor dari pimpinan perguruan tinggi.

Menristek Dikti Mohammad Nasir menyampaikan keprihatinannya terhadap jumlah tamatan sarjana yang masih minim, sebab berdasarkan prediksinya di tahun 2030 diperkirakan jumlah sarjana dan diploma sebesar 13 persen. Sedangkan Malaysia saat ini sudah 22 persen dan ini adalah ancaman serius dalam merebut lapangan kerja. “Saya harapkan para Rektor dan Direktorat terus memajukan dan berjuang meningkatkan mutu pendidikannya, sehingga tak hanya menambah lulusan sarjana, tapi mutu dari para lulusan,” ujarnya.

Baca Juga:  Kata Menristek Dikti, "Persoalan UISU Selesai dan Harus Lebih Baik"

Sementara itu, Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi menuturkan sejak launching “Sipaten”, para dosen dengan mudah melakukan kenaikan pangkat jabatan melalui aplikasi online. “Mahasiswa program Bidikmisi Kopertis Wilayah I Sumut , memotivasi para mahasiswa kurang mampu melanjutkan pendidikan, ini sesuai UU Nomor 9 Tahun 2009 tentang Badan Hukum Pendidikan, BAB VI,  Pasal 46 ayat 2 yang menyatakan badan hukum pendidikan wajib mengalokasikan beasiswa atau bantuan biaya pendidikan bagi peserta didik yang kurang mampu secara ekonomi dan atau peserta didik 20 persen dari jumlah peserta didik termasuk Bidikmisi.

“Program Bidikmisi merupakan program unggulan pemerintah yang pelaksanaannya sudah dimulai sejak 2010. Sampai tahun 2016 ini, tercatat lebih dari 352 ribu mahasiswa yang telah memperoleh bantuan biaya pendidikan Bidikmisi,” jelas Erry Nuradi.

Baca Juga:  Kata Gubernur : Warga Sumut Bangga RS USU Terima Akreditasi Paripurna Bintang 5

Sedangkan Koordinator Kopertis Wilayah I Sumut, Prof Dian Armanto mengemukakan, Bidikmisi memberi bantuan biaya pendidikan kepada calon/mahasiswa yang memenuhi kriteria untuk menempuh pendidikan program  diploma/sarjana sampai selesai dan tepat waktu. “Dengan Bidikmisi, diharapkan dapat meningkatkan prestasi mahasiswa baik pada bidang kurikuler, ko-kurikuler maupun ekstra kurikuler, dan juga diharapkan dapat menimbulkan dampak positif bagi mahasiswa dan calon mahasiswa lain untuk meningkatkan prestasi dan kompetitif,” jelasnya.

Saat ini, Kopertis membina 264 perguruan tinggi diantaranya 33 universitas dan 16 politeknik dan diharapkan kedepan akan bertambah jumlah politeknik lainnya sesuai dengan harapan Menristek Dikti. Selain itu, dari 22 PTS,  ada 11 sudah terakreditasi B dan 11 lagi akreditasi C,” ujar Prof Dian Armanto.(kn-m09)

Related posts