Ditanya Kursi Gubernur Sumut, Ini Jawaban Pangkostrad

Pangkostrad Letjen Edy Rahmayadi, saat diwawancarai wartawan. (ist)

KarakterNews.com – STABAT – Panglima Komando Stategi Angkatan Darat (Pangkostrad), Letnan Jenderal (Letjen) TNI Edy Rahmayadi akan meminta petunjuk dari Tuhan, sebelum memutuskan maju sebagai bakal calon Gubernur Sumatera Utara periode 2018-2022.

“Nanti dululah belum tau. Sholat istikhoroh dulu,” ucap Letjen TNI Edy Rahmayadi, pada penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 98 tahun 2017 di Alun-Alun Amir Hamzah, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Kamis (4/5/2017).

Sambil bercanda, Ketua PSSI periode 2016-2020 ini sebelumnya meminta izin Kapolda Sumut, Irjen Polisi Rycko Amelza Dahniel yang berdiri disampingnya. “Aku mau minta izin dulu Pak Kapolda, karena salah satu syarat adalah surat kelakuan baik,” tuturnya sembari tertawa.

Baca Juga:  10 Desember, Alumni SMP Angkasa '84 Gelar Temu Kangen
Letjen TNI Edy Rahmayadi menyerahkan bola kaki kepada 35 SSB se-Kabupaten Langkat dan Kota Binjai, usai menutup TMMD ke 98.

Saat ditanyakan mengenai keinginannya untuk meramaikan bursa bakal calon Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi justru melemparkan candaan. “Kalau aku maju, kalian milih nggak,” ucapnya pada para wartawan.

Sekedar diketahui, nama-nama calon yang akan mengikuti konstestasi Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgub Sumut) sudah ramai diperbincangkan, dimulai dari Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu, SH (Ketua DPD Partai Golkar Sumut), Bupati Simalungun JR Saragih, Wagirin Arman (Ketua DPRD Sumut).

Kemudian, Gus Irawan Pasaribu (Anggota DPR RI/ Ketua Partai Gerindra Sumut), Maruarar Sirait (Anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan) dan calon dari petahana Tengku Erry Nuradi, yang saat ini Gubernur Sumatera Utara. (kn-m09)

Related posts