Diprediksi, Kebutuhan Uang Kartal di Medan Naik 15%

Ilustrasi.

KarakterNews.com – MEDAN – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sumatera Utara memprediksi kebutuhan uang kartal jelang Ramadan dan Idul Fitri bakal mencapai Rp 4,1 triliun untuk Kota Medan atau meningkat 15% dibandingkan kebutuhan tahun lalu.

Peningkatan kebutuhan uang kartal ini didorong oleh kebutuhan masyarakat yang juga semakin meningkat. Untuk itu, pihaknya akan menerapkan sejumlah langkah untuk memenuhi kebutuhan uang kartal di masyarakat selama masa puasa dan Lebaran,” kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumatra Utara Arief Budi Santoso.

Untuk memenuhi kebutuhan itu, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumut akan melaksanakan enam strategi pelayanan penukaran uang pecahan kecil kepada masyarakat,” kata Arief Budi Santoso, Jumat (11/5/2018).

Baca Juga:  BI Ingin Pertahankan Pengembangan Industri Kreatif di Medan

Strategi yang dilakukan adalah pembukaan 50 loket layanan penukaran bekerja sama dengan sembilan bank yakni Bank Mestika, Bank Mandiri, Bank Sumut, BRI, BNI, Mega, BTN, Permata, dan ANZ. Kesembilan perbankan ini, juga membuka layanan penukaran menggunakan kartu debit seperti yang telah berjalan sejak 7 November 2013.

Selain itu, Bank Indonesia bekerja sama dengan bank itu juga menyediakan layanan penukaran kas mobil yang dipusatkan di Lapangan Benteng yang akan dilayani oleh 15 mobil bank dan satu mobil Bank Indonesia. “Pelaksanaan layanan ini akan dimulai pada 28 Mei sampai dengan 7 Juni 2018,” ujar Arief.

Bank Indonesia bekerja sama dengan bank-bank tersebut juga akan menyediakan layanan kas keliling mobile di pasar-pasar tradisional dan sejumlah instansi di Medan dan sekitarnya. Penukaran di layanan melalui layanan kas mobil baik di Lapangan Benteng maupun kas keliling dibatasi maksimal Rp 3,7 juta per orang dengan perincian pecahan Rp 20.000, Rp 10.000, Rp 5.000, dan Rp 2.000 masing masing satu pak.

Baca Juga:  Lowongan Kerja, Ini Posisi Ditawarkan Bank Indonesia

Berdasarkan pengalaman sebelumnya, BI akan menyiapkan lebih banyak pecahan Rp5.000 dibandingkan dengan Rp2.000 menyusul permintaan yang meningkat. Layanan perbankan akan dilaksanakan dalam 15 hari kerja pada 16 Mei -7 Juni 2018. Selain pecahan uang di atas, Bank Indonesia akan menyediakan pecahan Rp 50.000 dan Rp 100.000 untuk pengisian ATM. (kn-m10)

Related posts