September 24, 2018

Di Rakernas LPNU, Plt Gubsu ‘Curhat’ Harga Gas dan Arus Listrik

Plt Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi, saat peresmian kantor bupati, gedung DPRD dan gedung SKPD Nias Barat di komplek perkantoran Pemkab Nias Barat, Lahomi, Nias Barat, pada Selasa (15/3/2016) lalu.
Plt Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi, saat peresmian kantor bupati, gedung DPRD dan gedung SKPD Nias Barat di komplek perkantoran Pemkab Nias Barat, Lahomi, Nias Barat, pada Selasa (15/3/2016) lalu.

Karakternews.com – Pelaksana Tugas Gubernur Sumatera Utara (Plt Gubsu), Ir. Tengku Erry Nuradi menyampaikan curahan hati (curhat) kepada Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siraj, terkait soal harga gas industri yang mahal hingga pemadaman listrik yang kerap dialami Sumatera Utara. Pasalnya, pasokan listrik di daerah sangat memprihatinkan dari pihak PLN sendiri.

“Dibidang energi, saya boleh curhat kepada Ketua PBNU bahwa harga gas industri di Sumut adalah yang termahal se-Indonesia. Listrik juga, walau PLN bilang cukup. Tapi, hari ini listrik di Nias mengalami pemadaman arus listrik, disebabkan kontrak dengan PLN dihentikan,” ungkap Erry Nuradi, saat memberikan sambutan dalam acara pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Tahun 2016, berlangsung di Medan International Convention Center, Jalan Gagak Hitam/Ringroad, Medan, Sabtu (2/4/2016).

Terkait hal itu, Provinsi Sumatera Utara sendiri dipastikan tidak bisa bersaing tanpa dilengkapi fasilitas yang memadai dan bantuan dari Pemerintah Pusat untuk semua itu. “Kami tentu tidak bisa bicara daya saing kalau tidak didukung Pemerintah Pusat. “PBNU, saya harap bisa memberikan masukan ke pusat,” pinta Erry Nuradi.

Selain itu, Plt Gubsu juga berharap melalui Rakernas ini, dapat melahirkan sumbangsih pemikiran sekaligus jalan keluar dari berbagai persoalan bangsa. Nantinya, Rakernas LPNU ini dapat memberikan solusi bagaimana menghadapi persaingan di era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siraj menjelaskan, Rakernas LPNU ini bertujuan mendekatkan akses permodalan bagi warga NU sendiri, dan juga dilakukan pembentukan lembaga-lembaga keuangan mikro untuk memperkuat kelembagaan koperasi-koperasi pesantren. “Ini dilakukan untuk masyarakat NU supaya ekonominya tumbuh,” ujarnya, dihadapan ribuan Anggota PBNU di Sumut.

“Dengan Rakernas LPNU Tahun 2016 ini, diharapkan ada peningkatan kualitas sumber daya warga NU. Ini yang menjadi perhatian LPNU. “Peningkatan sumber daya dalam bentuk pelatihan kewirausahaan dan berbagai pelatihan,” ujar Said Aqil Siraj.

Untuk diketahui, pelaksanaan Rakernas Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) 2016 ini, berlangsung selama tiga hari, dimulai 1 April 2016 hingga 5 April 2016 mendatang. (kn-m09)

Related posts