September 23, 2018

‘Demam Tinggi’ Rupiah 13.746 per Dollar, Mulai Reda

KarakterNews.com – JAKARTA – Hari Jumat (2/3/2018), kurs tengah Bank Indonesia menunjukkan nilai tukar rupiah pada Rp 13.746 per dollar Amerika Serikat (AS), demam tinggi yang melanda rupiah mulai mereda. Kurs tengah ini menguat 0,34% jika dibandingkan dengan posisi kemarin pada Rp 13.793 per dollar AS.

Posisi rupiah di pasar spot pada pukul 10.15 WIB hari ini berada di Rp 13.774 per dollar AS. Rupiah masih melemah 0,18% di pasar spot.

Dalam posisi kemarin, rupiah sempat diperdagangkan pada level Rp 13. 795 per dollar AS sebelum turun dan ditutup pada Rp 13.748 per dollar pada sore hari. Alhasil, meski pembukaan perdagangan hari ini lebih kuat ketimbang pembukaan perdagangan kemarin, rupiah masih tercatat melemah di pasar spot.

Nilai tukar rupiah di pasar spot saat ini adalah level terlemah sejak Februari 2016, atau lebih dari dua tahun lalu. Selain rupiah, dollar Hong Kong dan yuan juga melemah terhadap dollar, di tengah penguatan mata uang Asia lainnya. Rupiah merupakan satu dari tiga mata uang yang melemah terhadap dollar AS di kawasan Asia.

Dari lain, indeks dollar sedikit menipis ke 90,21 dari level kemarin pada 90,32. Indeks ini mencerminkan nilai tukar dollar terhadap mata uang utama dunia.

Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia, Ahmad Mikail mengatakan keputusan AS untuk menaikkan tarif impor baja dan aluminium diperkirakan dapat memicu perang dagang antara AS dengan China sehingga berpotensi menekan pertumbuhan ekonomi negeri Paman Sam. Pelemahan dollar AS atas kebijakan Donald Trump diprediksi dapat membantu rupiah untuk kembali menguat.

Rendahnya data inflasi di bulan Februari, dapat membantu penguatan rupiah,” sebut Ahmad Mikail, seraya memprediksi, kurs rupiah terhadap dollar AS akan bergerak di kisaran Rp 13.700 atau Rp 13.730. (kn-m10)

Related posts