September 25, 2018

Calon Wagubsu Sihar Sitorus : Masyarakat Sumut Berpikir Rasional dan Bijaksana

Calon Wakil Gubernur Sumut, Sihar Sitorus, saat menghadiri deklarasi Relawan Horas Indonesia se – Sumatera Utara di Medan, Minggu (15/4/2018). (ist)

KarakterNews.com – MEDAN – Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara (calon Wagubsu), Sihar Sitorus mengajak masyarakat Sumatera Utara, agar mewaspadai isu Suku Agama Ras dan Antar-golongan (SARA) dan berita hoax yang muncul.

“Saya meyakini, bahwa masyarakat saat ini sangat bijaksana dan rasional menyikapi kedua hal itu,” kata Sihar Sitorus, saat memberikan kata sambutan, pada deklarasi Relawan Horas Indonesia di Wisma Mahinna Center, Jalan Rela, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Medan Tembung, Minggu (15/4/2018) sore.

Kita mendengar berita hoax yang muncul dan disebarkan soal putra daerah dan Pak Djarot yang dijadikan menteri. Ini semua tidak mendasar, tidak rasional,” ujar pria berkacamata ini, seraya mengajak para relawan untuk berpikir logika. Ketika mereka dicalonkan memimpin Sumut dan tiba-tiba Djarot ditunjuk oleh Presiden RI Jokowi Widodo menjadi menteri dan menyerahkan kepemimpinan Sumut kepada dirinya, ini kan di luar logika.

“Mari kita bongkar logikanya. Bayangkan, untuk menjadi pemimpin daerah, harus memberikan kemampuannya 1.000 persen untuk daerahnya. Kenapa berita hoax-nya bukan saya yang jadi menteri? Atau saya dan Pak Djarot menjadi menteri? Yang pasti, kami berdua mengabdi untuk Sumatera Utara. Ini gosip, hoax yang jangan didengar,” ungkap Sihar Sitorus.

Baca Juga:  Alumni SMA Pangudi Luhur : Sihar Dampingi Djarot, Sosok Yang Tepat Majukan Sumut Lebih Baik

Karena itu, Sihar Sitorus mengajak masyarakat Sumatera Utara berpikir rasional. Sumut yang berada posisi keempat terbesar nasional, sepatutnya dipimpin oleh pemimpin yang memiliki wawasan dan pengalaman yang luas. “Saya ingin memberikan edukasi, bahwa Sumut adalah provinsi terbesar keempat nasional. Artinya, Sumut ini membutuhkan pemimpin yang berwawasan nasional dan berwawasan rasional. Karena Sumut berpeluang menjadi lirikan investor internasional, serta wisatawan internasional,” pungkas calon Wagubsu Sihar Sitorus.

Sebelumnya, Ketua Umum Djarot-Sihar Institute, M Salim Simangunsong menuturkan para Relawan Djarot-Sihar (DJOSS) sepakat untuk menyikapi isu SARA dan berita hoax dengan arif dan bijaksana. Para relawan siap mengawal dan mengantarkan DJOSS memimpin Sumatera Utara periode 2013-2023 mendatang.

Baca Juga:  Musa Rajeckshah dan Sihar Deklarasi Tolak dan Lawan Politik Uang

Diyakini Salim Simangunsong, masyarakat Sumatera Utara sudah bijak menyikapi isu SARA yang muncul dan mengarah kepada paslon yang diusung PDI Perjuangan dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). “Isu SARA belakangan ini muncul, saya kira kita harus arif dan bijaksana menyikapinya. Kita jangan terbawa arus isu yang muncul yang akhirnya merugikan paslon yang kita usung. Begitu juga masyarakat, saya kira pintar dan tidak bisa dipecah belah,” tegasnya.

Sihar Sitorus menambahkan, sepatutnya masyarakat Sumut berterima kasih kepada paslon yang mengusung tagline ‘Semua Urusan Mudah dan Transparan’ itu. Sebab, Djarot yang sarat pengalaman dalam memimpin, yakni menjadi Walikota Blitar dan Wakil Gubernur dan Gubernur DKI Jakarta, bersedia untuk memimpin Sumut. “Begitu juga dengan Pak Sihar yang mengambil risiko keluar dari zona nyamannya. Pengalamannya sebagai pengusaha dan juga menggeluti dunia sepakbola nasional, patutnya menjadi bagian terdepan perubahan Sumut,” papar Salim.

Baca Juga:  Pengakuan Syaiful Hidayat : 'Pesan Pak Sihar, Saya Harus Berjuang Terus'

“Saya mengajak seluruh relawan DJOSS untuk merapatkan barisan dan satukan visi misi mengantarkan Djarot-Sihar memimpin dan melakukan perubahan Sumut ke depannya. “Tinggal hitungan minggu kita menentukan siapa pemimpin Sumut ke depannya. Mari kita bekerja sama, kita pejuang perubahan, masa depan Sumut,” pungkasnya.

Deklarasi tersebut, para relawan yang tergabung dalam Horas Indonesia se-Sumatera Utara sepakat memenangkan DJOSS menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara periode 2018-2023 mendatang. Sihar Sitorus juga diberikan ulos sebagai tanda dukungan dan kepercayaan masyarakat menjadi pemimpin provinsi ini. (bcl comm/kn-m07)

Related posts