Calon Wagubsu : Bertemu Para Ustadz, Saya Banyak Peroleh Pelajaran

Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara, Sihar Sitorus bersama para santri saat berkunjung ke pesantren Darusy Syifaa di Sei Sengkol, Kecamatan Sunggal, Deliserdang, pekan lalu.

KarakterNews.com – MEDAN – Malam pada pekan lalu, saat Kereta Api yang ditumpangi calon Wakil Gubernur Sumatera Utara (Calon Wagubsu), Sihar Sitorus dari Binjai tiba di Stasiun Kota Medan, langsung masuk ke mobil ditemani Wahyu Wahab, seorang pemuka agama. Kemudian, dengan wajah berseri-seri Sihar Sitorus menjelaskan pada simpatisannya di stasiun kereta api, bahwa dirinya ingin mengunjungi padepokan silat yang dijadikan tempat belajar oleh para ustadz.

Setelah menaiki mobil, Sihar Sitorus bersama Wahyu Wahab melaju menuju Padepokan Silat di Pesantren Darusy Syifaa di kawasan Sei Sengkol, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang. Setibanya di padepokan, calon Wakil Gubernur Sumut ini langsung disapa sejumlah pengurus padepokan. Sesaat kemudian, Pemimpin Pondok Pesanteran Ustadz Adil Akhyar SH LLM menghampiri dan menjabat tangan Sihar Sitorus, selaku wakil dari calon Gubernur Sumut, Djarot Saiful Hidayat.

Baca Juga:  Singgah di Lopo Paluta, Calon Gubsu Djarot : 'Saya Buat Sendiri Kopinya Ya Bu'

Di Padepokan itu, Sihar Sitorus menyaksikan sejumlah atraksi bela diri dan pembekalan tenaga dalam di padepokan silat yang sudah berdiri delapan tahun. Melihat para pemuka agama belajar bela diri untuk melindungi diri dan membantu orang lain. Menurut Sihar, mereka adalah orang-orang yang sangat menginspirasi dan dapat dijadikan sebagai panutan. “Para santri ini meneruskan warisan leluhur yang sudah dipelajari secara turun temurun,” ujarnya.

Dari olahraga ini, kita menemukan bahwa kepasrahan adalah hal yang baik. Lewat kepasrahaan itu kita memberikan kesempatan bagi Tuhan, untuk bekerja dari diri kita. Dengan kepasrahan ini, kita ingin menunjukkan kebaikan. Bahwa apa pun persoalan yang kita hadapi pasti ada solusinya. Sama dengan Sumatera Utara (Sumut) dengan berbagai persoalan. Melihat adanya kesulitan ini, maka semakin kita yakin ada solusi. Solusi itu tidak jauh ada dalam diri kita sendiri. Bahwa ada seseorang yang akan menolong kita. Seseorang itu bisa datang dari mana saja,” kata Sihar Sitorus kepada wartawan.

Baca Juga:  Sektor Ekonomi Warga Pesisir Jadi Perhatian Pasangan Djarot-Sihar

Pada kesempatan itu, calon Wakil Gubernur Sumut Sihar Sitorus mengakui, bertemu dengan para ustadz, saya memperoleh banyak pelajaran. Satu diantaranya pelajaran untuk menjaga diri dan melindungi diri dengan kesabaran, dengan hati yang bersih dan dengan niat yang tulus. “Apa yang dilakukan ustadz dan para santri di Padepokan ini, sesuatu yang sangat baik untuk terus dikembangkan. Karena, belajar dengan hati yang bersih untuk kebaikan.

Sementara itu, Ustadz Adil Akhyar SH LLM yang menerima kehadiran calon Wakil Gubernur Sumut Sihar Sitorus, mengemukakan bahwa padepokan ini sangat terbuka bagi siapa pun yang ingin datang dalam niatan yang baik dan kekeluargaan. “Padepokan yang sudah berdiri delapan tahun ini merupakan tempat perkumpulan para ustadz dari berbagai pondok pesanteran. Mereka dalam beberapa waktu berkumpul untuk membekali ilmu. Kemudian ilmu itu diajarkan kembali di beberapa pesantren,” ungkapnya.

Baca Juga:  Calon Wagubsu Sihar Sitorus Apresiasi Sistem Perizinan OSS

Manfaat dari pelajaran Sin La Ba ini untuk kehidupan sehari-hari dalam menjaga diri dan keluarga. Sehingga apabila dizolimi orang, maka dia akan bekerja secara otomatis untuk menghadang orang yang dizolimi. Sifatnya untuk menjaga diri dan kuncinya adalah kesucian diri, niat dan hati yang baik,” papar Ustadz Adil Akhyar. (bcl comm/kn-m07)

Related posts