Bom Meledak, Driver Gojek Berani Selamatkan Anggun Sari

Anggun Kartika Sari berlari sambil genggam tangan driver Go-Jek
Anggun Kartika Sari berlari sambil genggam tangan driver Go-Jek

Karakternews.com – Boom ! suara ledakan memecah kesibukan aktifitas masyarakat di kawasan Jalan MH. Thamrin, Jakarta Pusat. Pasalnya, Pos Polisi yang berada diantara Gedung Mall Sarinah dan Gedung Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pusat, porak poranda di bom pelaku teror.

Beberapa menit kemudian, seorang pengemudi Go-Jek dengan langkah berani berlari ke arah lokasi suara ledakan bom untuk menyelamatkan seorang wanita. Kondisi ini terlihat dari foto yang beredar di media sosial (twitter dan facebook), terlihat seorang wanita yang masih mengenakan helm, berlari bersamaan dengan seorang driver gojek, meskipun kakinya terluka.

Ternyata, sosok wanita yang diketahui bernama Anggun Kartika Sari (24), warga Batu Ampar, Condet, Jakarta Timur ini, sambil berlari menggenggam erat tangan driver Go-Jek yang membawanya ke pinggir jalan, untuk menyelamatkan diri dari aksi teror bom dan aksi baku tembak di kawasan tersebut.

Informasi diperoleh dari kabar yang dilansir liputan6.com, sebelum insiden bom meledak terjadi, Anggun Kartika Sari melintasi Jalan MH Thamrin, ingin mendapat pekerjaan di suatu perusahaan di daerah wilayah itu, dengan ditemani sepupunya, Riko (24).

Kemudian, kepanikan keluarga Anggun, mulai terjadi begitu RS Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto menghubungi orangtuan korban, dan kemudian mengutus Muhammad Sani (30), kerabat mereka, untuk mencari Anggun di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur. “Dari RSPAD telepon orangtuanya di Kendal, lalu memberitahukan pamannya di sini. Saya di sini diutus untuk mengecek, tapi belum dapat kepastian,” sebut Sani di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, Kamis (14/1/2016).‬

‪Awalnya, kata Mhd. Sani mengkisahkan, pihak Kepolisian semula hanya memberitahu kalau Anggun Kartika Sari sebagai korban kecelakaan yang mengalami patah tulang kaki. Tapi berita yang ditayangkan di televisi menyebutkan, kalau Anggun menjadi korban teror bom di kawasan Jalan MH Thamrin.

Atas keterangan itu, Sani berinisiatif mengecek ke rumah sakit terdekat, yaitu RS Polri Soekanto. “Dibilang ada warga saya yang tabrakan kakinya patah, makanya saya cek kebenarannya di sini,” ujarnya.(lp6.c/kn-m07)

Related posts