Berjuang di Pilgubsu 2018, Raja-Raja Palas 22 Desa Berangkatkan Sihar Sitorus Secara Adat

Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara, Sihar Sitorus diberangkatkan dan didoakan dari Bagas Godang Luat Simangambat, di Padang Lawas, Kamis (8/3/2018). (ist)

KarakterNews.com – PADANGLAWAS – Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara (Cawagubsu) Nomor Urut 2, Sihar Sitorus diberangkatkan dan didoakan dari Bagas Godang Luat Simangambat. Pemberangkatan dan doa, disebut sebagai acara upa-upa dilakukan perwakilan Raja-Raja Dusun dari tiga Luat di Padang Lawas (Palas).

Pemberangkatan secara adat yang dilakukan, merupakan bentuk doa dan dukungan untuk perjuangan Sihar Sitorus di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumatera Utara (Sumut) pada 27 Juni 2018. Para Raja-Raja yang hadir mewakili 22 Desa di Luat Simangambat, 13 Desa mewakili Luat Ujung Batu dan 27 Desa di Luat Huristak.

“Kita bangga mendengar Sihar Sitorus maju menjadi Calon Wakil Gubernur. Karena kita percaya dia akan membangun Sumatera Utara ke arah yang lebih baik dan jauh dari keterpurukan sekarang ini. Kita percaya, Sihar Sitorus yang mendampingi Djarot Saiful Hidayat akan menata Sumatera Utara menjadi lebih baik lagi,” kata seorang Tokoh Masyarakat Tongku Lubukraya Hasibuan, Kamis (8/3/2018) di Simangambat.

Baca Juga:  Calon Wagub Sumut Serap Aspirasi Warga Pedesaan di Deli Serdang

Upacara upa-upa dilakukan dengan cukup hikmah, masing masing raja mewakili Luat menyampaikan harapan dan doa pada Sihar Sitorus. Selain itu, diberikan juga makanan kebesaran berupa nasi, telur dan daging. Ragam makanan tersebut memiliki makna dan filosofi bagi masyarakat Padang Lawas.

Seorang Ibu Siti Ambon Harahap, yang dituakan menuturkan bahwa dia dan warga lainnya akan terus memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar Djarot Saiful Hidayat dan Sihar Sitorus diberkati dan dikabulkan keinginannya.”Kita bisa berdoa dan berjuang bersama. Kita serahkan semua kepada Tuhan,” ucapnya.

Sementara Tongku Soripada Harahap Mangaraja Datok Mulia Harahap menuturkan, acara adat pemberangkatan yang dilakukan untuk Sihar Sitorus bukan acara biasa. “Acara upa-upa ini merupakan doa permohonan kepada Tuhan agar seluruh cita-cita Sihar Sitorus di kabulkan Tuhan. Dan ini cita cita bersama, karena jika pasangan “Djoss” menang, itu kemenangan kami, jika dia kalah itu kekalahan kami. Karena dia adalah putra daerah kami,” ungkapnya. (kn-m07)

Related posts