Beredar Uang Berstempel ‘Ganti Presiden 2019’ dan ‘Prabowo Subianto’, Ini Jawaban BI

Jenis uang dengan stempel “Prabowo: Satria Piningit, Heru Cakra Ratu Adil” beredar di masyarakat. (ist)

KarakterNews.com – JAKARTA – Bank Indonesia (BI) menanggapi adanya uang berstempel Ganti Presiden 2019, yang beredar di tengah-tengah masyarakat. Kasus uang berstempel ini pernah terjadi sebelumnya dan sekarang terjadi kembali.

“Iya intinya, kalau uang sudah rusak atau ada diberi stampel atau apa masuk di BI pasti dimusnahkan, pasti dianggap tak lagi layak edar,” kata Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI, Agusman, sewaktu ditemui di Kantornya, pada Jumat (22/6/2018).

Uang yang sudah terlanjur beredar di masyarakat tetap bisa digunakan sebagai alat transaksi. Pemusnahan akan dilakukan, bila uang itu masuk ke BI dan dianggap tidak layak edar.

Sementara itu, pihaknya juga tengah melakukan cara-cara agar masyarakat tetap tenang dan tidak panik. “Masa kita tarik panik dong masyarakat, kita harus pakai cara baik menjaga ketenangan dan stabilitas,” tutur Agusman.

Diketahui sebelumnya, masyarakat sempat dihebohkan dengan beredarnya lembaran berbentuk uang kertas pecahan Rp 50 ribu yang ada tulisan “Prabowo: Satria Piningit, Heru Cakra Ratu Adil”, seperti yang dilansir oleh liputan6.com.

Menanggapi hal tersebut, Deputi Direktur Kantor Perwakilan BI Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Buwono Budi Santoso menegaskan, Bank Indonesia tidak pernah mengeluarkan uang rupiah yang berstempel Ganti Presiden 2019 dan Prabowo Subianto.

“Sesuai info sudah beredar uang dengan stempel ganti presiden 2019 dan Prabowo Subianto. Untuk dipahami bahwa BI mengklasifikasikan uang seperti itu adalah uang yang tak layak edar. Artinya, uang berstempel itu jika disetorkan ke BI akan dimusnahkan sesuai dengan clean money policy BI,” tandas Buwono Budi Santoso. (mdk.c/l6.c/kn-m10)

Related posts