December 17, 2017

Bantuan Uang Muka Rp. 4 Juta untuk KPR Subsidi

Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat memberikan Bantuan Uang Muka (BUM) kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi sebesar Rp 4 juta bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

“BUM bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas masyarakat berpenghasilan rendah terhadap KPR bersubsidi untuk perolehan rumah tapak,” jelas Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, M. Basuki Hadimuljono, Rabu (4/11/2015).

Apabila uang muka yang dipersyaratkan bank lebih besar dari BUM, maka selisih kekurangannya ditangung penerima fasilitas atau calon debitur. Jika uang muka yang dipersyaratkan oleh bank lebih besar dari Rp 4 juta, maka seluruhnya boleh diperhitungkan sebagai uang muka KPR bersubsidi.

Ketentuan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 42/PRT/M/2015 tentang Bantuan Uang Muka Bagi Msyarakat Berpenghasilan Rendah untuk Meningkatkan Aksesibilitas Kredit/Pembiayaan Rumah Bersubsidi, yang berlaku pada 2 Oktober 2015.

Baca Juga:  300.000 Unit KPR Untuk Wilayah Riau

“Masyarakat berpenghasilan rendah harus mengajukan permohonan melalui bank penyalur untuk kemudian diseleksi oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kebijakan Pembiayaan Perumahan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Setelah ada penetapan penerima BUM dan melakukan akad KPR bersubsidi, barulah penyaluran BUM dilaksanakan,” jelasnya.(cni/s9)

Related posts