December 17, 2017

Bank Sumut Merugi Rp 101 Miliar, Hasil Temuan BPK

Anggota DPRD Sumut dari Fraksi Golkar, M. Hanafiah Harahap saat memberikan penjelasan kepada mahasiswa dari BEM UMSU, usai orasi di Gedung DPRD Sumut Jalan Imam Bonjol, Medan.
Anggota DPRD Sumut dari Fraksi Partai Golkar, M. Hanafiah Harahap saat memberikan penjelasan kepada mahasiswa dari BEM UMSU, usai orasi di Gedung DPRD Sumut Jalan Imam Bonjol, Medan.

Karakternews.com – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Perguruan Tinggi Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), menyambangi Gedung DPRD Sumatera Utara Jalan Imam Bonjol, Medan, Senin (18/12016). Kehadiran puluhan mahasiswa ke gedung wakil rakyat itu, menyoroti berbagai persoalan di PT Bank Sumut terkait laporan pemeriksan keuangan di perusahaan milik Pemerintah Provinsi Sumatera Utara tersebut.

Koordinator Aksi BEM UMSU, Rachdinal Nugraha membeberkan, hasil temuan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK), disebutkan ada penerimaan pajak pusat dari pemerintah daerah tahun 2013 dan semester I tahun 2014 masing-masing sebesar Rp 1.043.720.827.149 dan Rp 305.482.300.568 tidak sesuai dengan ketentuan.

Seharusnya, kata para pendemo, negara bisa memperoleh pajak dari seluruh rekening yang ada pada Bank Sumut. Namun, akibat kesalahan dalam sistem yang dimiliki Bank Sumut jumlah potensi denda atas bunga khusus (Spesial Rate) deposito berjangka minimal Rp 1.662.245.271.310 tidak dijamin LPS dan tidak sesuai dengan ketentuan.

Contohnya, beban CKPN per 31 Desember 2013 dan semester I tahun 2014 kurang diakui masing-masing minimal sebesar Rp 6.790.066.960 dan Rp 14.642.745.639. Pemberian fasilitas kredit dan pembiayaan syariah kepada sembilan debitur tidak memperhatikan prinsip kehati-hatian, sehingga berpotensi merugikan bank senilai Rp 101.070.646.719,” ungkap Nugraha, yang disambut yel..yel rekannya, “periksa Direksi Bank Sumut”.

Lanjut di Halaman Berikutnya: 1 2

Related posts