Bangun Perkebunan Tebu dan Pabrik Gula, Investor Maroko Tanam US$800 Juta

KarakterNews.com – JAKARTA – Konglomerasi dari Maroko Grup GDTC menanamkan modal senilai US$800 juta di Indonesia, untuk membangun perkebunan tebu dan dua pabrik gula yang terintegrasi dengan peternakan sapi potong seluas 20.000 ha di Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Perusahaan dibawah naungan GDTC Grup ini bernama PT GDTC Majestic Agro Industri. Perkebunan tebu diproyeksikan akan panen pertama pada dua tahun dari sekarang. Karena, saat ini masih dalam tahap perbibitan tebu.

Chairman of the Board of the Directors GDTC Investments Ahmad Bin Zuhir Bin Mohammad Bin Jaber Al Natour mengatakan, pihaknya tertarik untuk berinvestasi karena ada peluang dalam industri gula Indonesia. “Tahun lalu total konsumsi gula Indonesia itu sekitar 5,7 juta kg, sedangkan pasokan dalam negeri hanya ada sekitar 3,5 juta ton,” ujarnya, Selasa (3/4/2018).

Untuk tahun ini, GDTC memperkirakan kebutuhan gula Indonesia akan meningkat 25% atau sekitar 7,1 juta ton. Jumlah itu dibagi menjadi dua sektor, gula untuk konsumsi langsung sebesar 3,5 juta ton, sedangkan gula untuk industri sebesar 3,6 juta ton.

PT GDTC Majestic Agro Industri akan memiliki 2 unit pabrik yang berdiri di atas lahan seluas 99 ha. Pabrik itu akan beroperasi selama 200 hari dengan kapasitas 6.000 TCD. Sementara perkebunan tebu seluas 20.000 ha diperkirakan akan menghasilkan gula 600 ton per hari atau sekitar 110.000 per tahun. (bns.c/kn-m10)

Related posts