December 17, 2017

Bahas RUU Tax Amnesty, FITRA Desak DPR Tegas

Apung_resizeKarakterNews.com – Koordinator Advokasi dan Investigasi Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (FITRA), Apung Widadi menilai, bahwa DPR RI masih terlihat belum mendapatkan titik terang, seperti apa RUU pengampunan pajak atau tax amnesty. Karena DPR RI, masih kebingungan apakah RUU ini akan disahkan atau tidak dengan sejumlah pasal yang ada.

“Yang menjadi pertentangan adalah persoalan tebusan yang dianggap terlalu rendah. Dengan tebusan dua hingga enam persen, angka ini nilai masih sangat minim dengan nilai pajak yang besar dan tidak dibayarkan selama ini oleh pengemplang pajak. “(Nilai tebusan) Yang ditakutkan sekarang ini di DPR. Harusnya mereka bisa lebih sigap meningkatkan nilai tebusan,” papar Apung Widadi (foto), dalam jumpa pers di kantor FITRA, Minggu (24/4/2016) di Jakarta.

Dikatakan Apung, harusnya DPR yang di awal pembahasan sangat keras mengenai RUU tax amnesty, tapi kini terlihat mengendorkan kinerjanya untuk kebijakan tersebut. Padahal DPR mempunyai andil besar untuk ikut menentukan besaran tebusan tersebut. “Jika tebusannya besar, dana yang masuk juga bisa lebih besar. Sehingga nantinya bisa digunakan dalam membangun infrastruktur yang kini dikembangkan pemerintah,” ungkapnya.

Kalau pemerintah hanya menargetkan pemasukan sebesar Rp 60-80 triliun dari tax amnesty, dituturkan Apung, bahwa hal ini sangat disayangkan. “Dengan dana sekecil itu, pemerintah dinilai sebaiknya menunda tax amnesty dan memaksimalkan penerimaan pajak dari orang pribadi dan perusahaan yang data pengemplang pajaknya sudah dimiliki oleh Direktorat Jenderal Pajak,” sebutnya. (rpa.c/kn-m09)

Related posts