Bagi-Bagi Uang ? “Tanya Penyidik Saja”

Jakarta – Setelah menjalani pemeriksaan oleh Penyidik KPK yang dimulai pukul 10.00 wib hingga pukul 21.55 wib, Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprovsu), Hasban Ritonga menolak bicara, saat ditanya awak media soal duit suap yang mengalir kepada Anggota DPRD Sumut.

“Tanya penyidik saja,” ucap Hasban Ritonga pada awak media, usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Selasa (21/11/2015). Bahkan, ketika dicecar pertanyaan soal dirinya terlibat bagi-bagi duit ke DPRD Sumut yang berasal dari Gatot Pujo Nugroho yang kini berstatus Gubernur nonaktif Sumut. “Tanya penyidik saja,” cetusnya, sambil masuk ke dalam mobil meninggalkan Gedung KPK.

Sedangkan Sekretaris Daerah Provinsi Sumut periode 2011-2014 Nurdin Lubis yang lebih dulu selesai pemeriksaan tidak banyak memberi keterangan kepada wartawan. “Mengenai subtansi saya enggak bisa beri keterangan, tapi saya diminta keterangan sebagai saksi untuk kasus yang ada di Sumatera Utara,” ucapnya saat keluar dari Gedung KPK sekitar pukul 21.07 wib.

Nurdin Lubis mengakui, dirinya berkomunikasi dengan dewan memang kerap dilakukan. “Dengan Pak Ajib (Shah) dan semua anggota, artinya secara institusi,” sebut Anggota Dewan Pengawas PDAM Tirtanadi Sumatera Utara ini.

Perkara dugaan suap ke Anggota DPRD Sumut, KPK telah menetapkan Gubernur Sumut nonaktif Gatot Pujo Nugroho sebagai tersangka, begitu juga lima Anggota DPRD Sumatera Utara periode 2004-2014, yang diduga menjadi penerima suap juga ditetapkan sebagai tersangka dan sudah ditahan dibeberapa lokasi penahanan berbeda. (kn/j-007)

Related posts