December 17, 2017

Atasi Hoax, Menkominfo ‘Rangkul’ Facebook

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara.

KarakterNews.com – JAKARTA – Untuk meredam pemberitaan-pemberitaan bohong (hoax), Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) melakukan komunikasi dengan perusahaan sosial media, yang nantinya pemberitaan hoax semakin tersaring.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menegaskan, pihaknya akan berkonsolidasi dengan perusahaan Facebook (FB). Pertemuan itu diharap bisa menjadi pintu awal Pemerintah Indonesia untuk menjaring pemberitaan yang ramai di media. Tapi apa yang dibicarakan kita belum tahu, kan baru nanti akhir bulan datangnya,” ujar, di Istana Presiden, Selasa (17/1/2017).

Diketahui sebelumnya, pemerintah Jerman telah berani tegas kepada raja media sosial FB dalam pengenaan sanksi sebesar Rp 7 miliar, kalau tidak berhasil menyaring berita hoax.

“Dengan kerja sama ini, Pemerintah juga berencana untuk membuat peraturan terkait pemberitaan hoax. Peraturan ini bisa dibuat dalam bentuk undang-undang (UU) atau kebijakan lainnya. “Kita juga ga tahu kapan jadinya. Kita kan UU bisa setahun, dua tahun, tapi yang penting bagi kita, kita manfaatkan momentum itu‎,” ungkap Menkominfo.

Baca Juga:  Hoax Memang Bahaya

Selain dengan perusahaan media, Kemenkominfo juga akan menggandeng civil society organisation. Karena untuk menyelesaikan permasalahan konten yang tidak benar bukan hanya semata-mata tugas Pemerintah. Justru melalui masyarakat dan komunitas yang lebih mengerti kondisi seharusnya konten bohong ini bisa diminimalisir.

“Kita akan ajak masyarakat agar tidak bisa ikut serta dalam anti hoax,” sebut Rudiantara, seraya menegaskan, Kemenkominfo juga serius untuk menangani konten pornografi, perjudian dan lainnya yang meresahkan masyarakat. (rol/kn-m08)

Related posts