Aripay Tambunan : Pertamina Sumbagut Tindaklanjuti Pengaduan KNPI Labura, Soal Jual BBM Bersubsidi

Komisi B DPRD Sumut saat RDP dengan pihak Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I Sumatera Bagian Utara (Sumbagut).
Komisi B DPRD Sumut saat RDP dengan pihak Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I Sumatera Bagian Utara (Sumbagut).

KarakterNews.com – Anggota DPRD Sumut dari Fraksi PAN, Aripay Tambunan meminta pihak Pertamina menindaklanjuti pengaduan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Labuhanbatu Utara (Labura), soal penjualan BBM bersubsidi jenis bio solar yang dilakukan SPBU 14 214 256 di Desa Gunung Melayu, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara.

“Kita minta Pertamina segera melakukan tindakan, terkait pengaduan KNPI Labura yang dikirim ke Komisi B ,” kata Aripay Tambunan, selaku Sekretaris Komisi B DPRD Sumut, dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), yang dipimpin oleh Ketua Komisi B DPRD Sumut Sopar Siburian, Kamis (22/9/2016) di Gedung DPRD Sumut Jalan Imam Bonjol, Medan.

Baca Juga:  Rekomendasi Komisi B DPRD Sumut, Destinasi Ekowisata di Hutan Konservasi & HTI TPL

Sekedar diketahui, pengaduan soal penjualan BBM bersubsidi itu disampaikan oleh Ketua KNPI Labura Irpan Asri Ritonga dan Sekretaris Khoiruddin Munthe, melalui surat nomor 011/B/DPD KNPI Labura/IX/2016 tertanggal 9 September 2016, ditujukan kepada Ketua Komisi B DPRD Sumut.

Dalam  surat itu dibeberkan, bahwa telah terjadi tindak pidana pengangkutan dan atau niaga bahan bakar minyak dan gas bumi, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 55 Subs Pasal 53 dari Undang-Undang No.22 Tahun 2001 Tentang Minyak dan Gas Bumi pada tanggal 5 September 2016, sekitar pukul 03.20 WIB di SPBU 14 214 256 Jalan Lintas Sumatera, atau tepatnya di Desa Gunung Melayu Kecamatan Kualuh Selatan Kabupaten Labura.

Ketika itu, Dedi selaku kernet dan Rudi selaku supir truk pengangkut, mengisi solar ke dalam drum plastik di atas truk barang BK 9407 CU, yang diketahui oleh Rudi Simatupang selaku Mandor di SPBU tersebut. Kemudian persoalan tersebut, oleh KNPI Labura telah dilaporkan ke Polsek Kualuh Hulu disertai barang bukti berupa 1 unit truk Mobar Cold Diesel BK 9407 CU, beserta STNK asli, buku speksi dan kunci kontak truk diesel beserta 5 drum plastik berisi solar serta 13 drum plastik kosong.

Baca Juga:  Aripay Tambunan : Komisi B DPRDSU Dukung Desa Tanjung Pasir Jadi Percontohan Kampung Ternak

Menanggapi permintaan Sekretaris Komisi B DPRD Sumut Aripay Tambunan, dihadapan Ketua dan Anggota Komisi B, ditegaskan GM MOR I Pertamina Sumbagut, pihaknya segera menindaklanjuti laporan KNPI Labura, dan sebagai sanksi Pertamina akan menghentikan suplay solar ke SPBU 14 214 256 Desa Ginung Melayu. “Kita akan hentikan suplay solar ke SPBU itu, sebab telah melakukan pelanggaran,” tegas Romulo Hutapea. (kn-m08)

Related posts