Apel Gelar Pasukan Ops Lilin Toba 2017, Kapolri Atensikan 6 Point

Kapolda Sumut Irjen Polisi Paulus Waterpauw saat menyematkan pita kepada seorang perwakilan personil dari Dishub, sebagai tanda dimulainya Operasi Lilin Toba 2017. (ist)

KarakterNews.com – MEDAN – Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Tito Karnavian mengamanatkan 6 (enam) point penting yang harus dilaksanakan dalam pengamanan perayaan Hari Natal 2017 dan Tahun Baru 2018, pada Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Toba 2017, berlangsung di Lapangan KS Tubun, Markas Polda Sumut, Kamis (21/12/2017).

Ke-enam poin Kapolri ini disampaikan Kapolda Sumut Irjen Polisi Paulus Waterpauw, dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin – 2017, yakni petakan seluruh potensi kerawanan di masing-masing wilayah dengan penentuan cara dalam melakukan tindak yang tepat melalui penyusunan rencana operasi yang matang.

Kedua, tingkatkan kewaspadaan dalam mencegah aksi teror dan kejahatan konvensional yang meresahkan di pusat keramaian seperti tempat ibadah dan tempat-tempat lainnya. Ketiga, lakukan pendekatan dengan elemen masyarakat guna mencegah terjadinya aksi sweeping oleh Ormas, apabila tetap terjadi lakukan tindakan tegas yang profesional.

Baca Juga:  Gubsu Bersama Kapolda dan Walikota Ramah Tamah Dengan Awak Media

Ke-empat, optimalkan penggelaran anggota di tengah masyarakat dan melakukan terobosan kreatif melalui rekayasa lalu lintas untuk mengurai dan mengurangi kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas. Kelima, maksimalkan peran satgas pangan di masing-masing daerah guna mewujudkan stabilitas harga pangan dan menggandeng instansi terkait.

Atensi ke-enam, perkuat sinergitas personil Polisi dengan seluruh stakeholder terkait lain untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kepada semua pihak yang terlibat dalam mendukung penyelenggaraan. “Semoga Pengabdian dan kerja keras yang telah kita lakukan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Irjen Polisi Paulus Waterpauw.

Secara keseluruhan Operasi Lilin Toba-2017, mulai dilaksanakan pada tanggal 23 Desember 2017 sampai 1 Januari 2018 dengan melibatkan 170.304 personel, terdiri dari 90.557 personel Polri, 20.070 personel TNI dan 60.177 personel dari instansi terkait serta komponen masyarakat lainnya. Sebanyak 1.609 Pos Pengamanan dan 643 Pos Pelayanan yang ada diseluruh wilayah Indonesia. (kn-m07)

Related posts