November 23, 2017

Angkatan I, PAN Ciptakan 100 “Pasukan Khusus”

Jakarta – Sekolah Politik Kerakyatan, secara resmi diluncurkan Partai Amanat Nasional (PAN), Sabtu (31/10/2015). Sekolah ini akan menjadi saluran dalam mencetak kader-kader dimasa depan. Sehingga, kualitas kader yang akan dihasilkan dari sekolah ini bisa menjadi “pasukan khusus” terhadap partai politik yang didirikan oleh Tokoh Reformasi Amien Rais.

Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional (Wasekjend DPP PAN), Arif Mustafa Al-Buny menuturkan, Sekolah Politik Kerakyatan ini menjadi sekolah khusus yang akan mencetak kader-kader khusus, pasukan-pasukan khusus PAN.

Selain dididik ideologi, juga dibekali keterampilan dan skill politik. Dan sekolah ini juga didirikan untuk menjalankan kewajiban partai politik untuk memberikan pendidikan politik ke masyarakat,” ujar
Arif Mustafa, saat ditemui di Kantor DPP PAN Jalan Senopati, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (31/10/2015).

Menyinggung soal program, dikemukakan Arif Mustafa, program kaderisasi sebetulnya juga sudah diadakan oleh pimpinan-pimpinan di daerah. “Saya meyakini kader-kader lulusan Sekolah Politik Kerakyatan ini akan menjadi kader khusus yang lebih baik dari kader-kader dari program diklat reguler,” ucapnya, seraya menegaskan, satu kader yang dicetak di sekolah ini sama dengan satu regu kader (di kaderisaai reguler-red).

Secara terpisah, Kepala Sekolah Politik Kerakyatan, Iswari Mochtar yang juga Wakil Sekjen DPP PAN mengemukakan, kelahiran sekolah ini menunjukkan komitmen PAN untuk berdiri dalam jangka waktu yang lama. “Insya Allah, PAN dimasa ke depan tidak khawatir dan cemas karena generasi penerusnya sudah disiapkan,” ujarnya.

Kata Iswari, 100 kader muda di angkatan pertama Sekolah Politik Kerakyatan ini telah melalui seleksi yang ketat untuk menjaga kualitas partai. Untuk angkatan pertama, PAN merekrut kader berdasarkan rekomendasi. Untuk ke depannya, rekrutmen akan dibuka secara luas dengan tetap menjaga kualitas. (kn/j-09)

Related posts