Angkat Guru Honorer, Kata Mendikbud Butuh Tujuh Tahun

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhajir Effendi.

KarakterNews.com – MAGETAN – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy menjelaskan, jumlah guru honorer di Indonesia mencapai 736 ribu orang, dan butuh waktu tujuh tahun untuk mengangkat guru honorer tersebut.

“Kalau misalnya setiap tahun pemerintah mengangkat 100 ribu orang guru honorer, maka butuh waktu tujuh tahun lebih untuk bisa menyelesaikan permasalahan guru honorer,” ujar Muhadjir, di Magetan, Jawa Timur, Jumat (11/5/2018).

Disebutkan Muhadjir, banyaknya guru honorer itu sebagai akibat dari adanya moratorium (penundaan) pengangkatan guru. Sehingga, guru yang pensiun tak dapat diganti dengan mengangkat guru baru. Karena adanya moratorium pengangkatan guru, maka guru yang pensiun tak bisa diganti. Sebagai gantinya, kepala sekolah mengangkat guru honorer, sehingga sekarang menumpuk sampai sekitar 736 ribu,” paparnya.

Baca Juga:  Kata Mendikbud Soal Hari Guru Tandingan

Mendikbud menyadari gaji guru honorer sangat kecil. Kecilnya gaji guru honorer karena yang menggaji mereka adalah kepala sekolah. Karena yang mengangkat mereka kepala sekolah, maka pemerintah daerah tidak bisa mengeluarkan gaji untuk guru honorer.

“Jika kepala daerah mengeluarkan anggaran untuk gaji guru honorer, bisa menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan, Bupatinya bisa ditangkap KPK,” tegas Muhadjir.

Mendikbud, Muhadjir Effendy berharap, mulai tahun 2018 ini secara bertahap guru honorer bisa diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). “Semoga mulai tahun ini, kita akan mengangkat guru secara bertahap karena anggaran pemerintah terbatas,” ujarnya. (at.c/kn-m10)

Related posts