February 21, 2018

Anggaran Panwas Pilkada Tapteng Lamban Cair, Bawaslu Lapor Gubernur Sumut

Gubernur Sumatera Utara HT Erry Nuradi saat menerima rombongan Bawaslu Sumut yang diketuai Syafrida P Rasahan di Kantor Gubernur.

KarakterNews.com – MEDAN – Gubernur Sumatera Utara HT Erry Nuradi menerima laporan tentang penyelenggaraan pengawasan tahapan Pilkada  2017-2018 di Kota Tebing Tinggi dan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) dari Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sumut, Kamis (5/1/2017) di Kantor Gubernur Jalan Diponegoro, Medan.

Dalam pertemuan itu, Ketua Bawaslu Sumut Syafrida P Rasahan didampingi Anggota Bawaslu Aulia Andri, Hardi Munthe, Kepala Sekretariat Iwan Tero, H Rusli Pandopatan, Julius Turnip SH, Windo F Utama, Widya Kusumawati dan Fahru Roni Hasibuan. Sementara Gubernur Sumut Erry Nuradi didampingi Plt Ka. Kesbangpolinmas Zulkifli Taufik, Plt Kabiro Otda dan Kerjasama Setdaprovsu Basarin Tanjung dan Kepala Biro Perlengkapan Safruddin.

Ketua Bawaslu Sumut Syafrida P Rasahan melaporkan terkait lambannya proses pencairan anggaran pengawasan Pilkada di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), yang kemudian langsung direspon Gubernur dengan menelpon Pj Bupati Tapanuli Tengah Bukit Tambunan.

Selain mempertanyakan soal anggaran, Gubsu Erry Nuradi juga meminta agar anggaran Panwas yang telah dianggarkan segera dicairkan agar pelaksanaan pilkada berjalan maksimal. “Saya sudah perintahkan kepada Bupati agar dana itu segera dicairkan. Kebetulan anggarannya telah disahkan di APBD 2017. Tinggal menunggu evaluasi dan kita harapkan segera dicairkan,” ungkapnya.

Selain soal anggaran, Ketua Bawaslu Sumut juga melaporkan terkait persiapan Pilkada Kabupaten/Kota yang ada di Sumatera Utara pada Februari 2017 dan persiapan Pilkada kabupaten/kota serta 1 Provinsi pada tahun 2018 mendatang.

Sekedar diketahui, hingga saat ini Panwaslu Kabupaten Tapteng sampai ke level Kelurahan sudah 4 bulan belum menerima honor. Kondisi ini dikhawatirkan akan mengganggu kinerja Panwas. Pasalnya, dari anggaran Rp 8 miliar dana yang telah dianggarkan pada tahun anggaran 2016 baru cair sekitar Rp 2 miliar.

Bawaslu Sumut juga menyampaikan perkembangan Pilkada di Tebingtinggi. Untuk Kota Tebingtinggi, yang perlu menjadi perhatian adalah tingkat partisipasi. Karena pihaknya khawatir tingkat partisipasi di Tebingtinggi rendah karena hanya memiliki calon tunggal. “Kita berharap Pemprov Sumut dapat membantu agar tingkat partisipasi masyarakat untuk memilih dalam pilkada bisa meningkat,” ujarnya. (kn-m09)

Related posts